Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara
kematangan emosi dan partisipasi komunitas sel pada orang Kristen.
Hipotesis yang diajukan adalah terdapat hubungan positif antara
kematangan emosi dan partisipasi komunitas sel pada orang Kristen.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Alat ukur yang
digunakan adalah skala kematangan emosi dan skala partisipasi komunitas
sel. Sampel diambil secara insidental sebanyak 67 orang Kristen, terdiri dari
36 jemaat JKI Injil Kerajaan Semarang dan 31 jemaat GKI Peterongan
Semarang. Analisis data menggunakan rumus korelasi product moment
Pearson. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa
hipotesis diterima, yakni terdapat hubungan positif (dengan rxy=0,495;
p<0,01) antara kematangan emosi dan partisipasi komunitas sel pada orang
Kristen. Temuan lain yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat
perbedaan hasil analisis jika dipisahkan menurut gereja lokal. Analisis data
jemaat JKI Injil Kerajaan Semarang menunjukkan tidak adanya hubungan
antara kematangan emosi dan partisipasi komunitas sel, sedangkan analisis
data jemaat GKI Peterongan Semarang menunjukkan adanya hubungan
positif antara kematangan emosi dan partisipasi komunitas sel.