DETAIL DOCUMENT
THE PROCESS OF RATIONALIZATION OF THE HUSBAND IN JUNICHIRO TANIZAKI’S THE KEY: A FREUDIAN PSYCHOANALYTIC APPROACH
Total View This Week14
Institusion
Universitas Katolik Soegijapranata
Author
WA’U, ARIFMAN F.
Subject
820 English and Old English literatures 
Datestamp
2016-01-11 09:12:43 
Abstract :
Novel Junichiro Tanizaki yang berjudul The Key menceritakan satu pasangan Jepang dalam menghadapi masalah seksual mereka. The Husband (Sang Suami) sebagai tokoh utama adalah seorang profesor yang mempunyai perilaku yang menyimpang. Sebagai seorang foot-fetish, Sang Suami mempunyai masalah dalam menyalurkan hasrat seksualnya. Sang Suami membutuhkan beberapa alat (bantuan) untuk mempermudah tercapainya hasrat tersebut kepada istrinya. Berhubung pola pikir istrinya yang masih tradisional, Sang Suami memilih untuk menuliskan masalah seksualnya tersebut di dalam sebuah diary untuk berkomunikasi secara tidak langsung kepada istrinya. Dalam diary tersebut, Sang Suami mengekspresikan pikiran-pikirannya tentang apa yang sesungguhnya dia inginkan terutama kebutuhan seksualnya dengan harapan istrinya akan membaca dan mengerti keinginan-keinginannya tersebut. Sang Suami juga berharap istrinya pada akhirnya akan mengizinkannya secara bebas menyalurkan hasrat seksualnya tersebut. Sayangnya, kondisi fisiknya tidak sebanding dengan istrinya sehingga dia tidak sanggup memuaskan hasrat seksual istrinya dan dirinya sendiri. Jadi, untuk menghindari laki-laki lain yang ingin mendekati dan memanfaatkan keadaan ini, Sang Suami mencoba segala hal yang bisa membantunya dalam memperlancarkan aktifitas seksualnya. Ketergantungan terhadap alkohol dalam aktifitas seksual mengakibatkan Sang Suami mengalami stroke Sang Suami berhasil memenuhi kebutuhan seksualnya sekaligus merubah pola pikir istrinya yang masih tradisional dengan bantuan: diary pribadinya yang membantu menginternalisasi pikiran istrinya tentang keinginan-keinginannya secara terarur dan berkesinambungan; brandy (minuman keras) yang membantunya dalam menyalurkan foot-fetish-nya; Kimuara-San yang membantu membangkitkan rasa cemburu terhadap istrinya disamping menginternalisasi pikiran istrinya secara langsung; dan Toshiko (anak perempuannya) yang membantunya mempererat ‘hubungan setipis kertas’ antara ibu dan pacarnya. 
Institution Info

Universitas Katolik Soegijapranata