Abstract :
Jahe (Zingiher ujlicinale Rosc.) merupakan salah satu rempah-rempah yang memiliki
hennacam-macam manfaat dalam bidang pangan sampai pada pengobatan. Pemanfaatan
jahe dalam bidang pangan kebanyakan seb&gai flavouring agcllI yang membcrikan ciri
tcrtentu. Formulasi antara sari jahe dengan gula dapat digunakan sebagai medium
fennentasi untuk menghasilkan minuman beralkohol. Penelitian ini bertujuan untuk
memperoleh hasil fennentasi sari jahe terbaik berdasarkan kadar alkohol dan
penerimaan sensoris (aroma, rasa dan \Varna) dari panclis. Tahapan dalam penelitian
meliputi persiapan inokulum, persiapan medium, fcrmentasi selama 14 hari kemudian
analisa sifat kimia dan evaluasi sensoris. Fonnulasi yang dilakukan dalam penelitian
adalah sari jahe 10% v/v : gula 10% h/v (A). sari jahe 10% v/v : g{Jla 15% h/v tB), sari
jahe 10% v/v : b'tda 20% biv (C), sari jahe 15% v/v : gula 10% 15/v (0), sari jahe 15%
v/v: gula 15~'o b/v (E). saA ~ahe 15% v/v : gula 20% biv F), sari jahe 20% v/v : gula
10% b/v (G), sari jahe 20% v/v : gula 15% h/v (J-I), sari jahe 10% v/v: gula 20% b/v (I).
Fennentasi sari jahc terbaik dapat digolongkan seoagai minuman beralkohol dengan
kadar alkohol antara 11,87% - 24,37% pada fonnulasi A, B, C, F, H dan I yang dapat
diterima oleh panel is.