Institusion
Universitas Katolik Soegijapranata
Author
CHRISTINA, CORNELIA RATNA
Subject
Beverage Technology
Datestamp
2016-03-22 04:00:54
Abstract :
Perkembangan teknologi dalam dunia pangan membuat kesadaran konsumen akan
pentingnya kesehatan meningkat. Banyak konsumen yang beralih ke pangan fungsional
untuk mencegah munculnya gangguan kesehatan, salah satunya kolesterol. Angkak (red
fermented rice) merupakan produk fermentasi dari kapang Monascus purpureus dengan
menggunakan substrat beras dan dapat dikategorikan sebagai salah satu jenis pangan
fungsional karena memproduksi senyawa metabolit yang dapat berfungsi sebagai obat
penurun kolesterol, yaitu lovastatin. M. purpureus dapat tumbuh baik pada substrat yang
mengandung pati tinggi. Saat ini perlu dikembangkan pemanfaatan bahan pangan berpati
tinggi selain beras sebagai substrat fermentasi oleh M. purpureus, antara lain singkong
(Manihot esculenta), kimpul (Xanthosoma sagiitifolium Schott), dan kentang (Solanum
tuberosum L.). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pH dan jenis
substrat terhadap kadar lovastatin pada produk fermentasi oleh M. purpureus sehingga
dapat diketahui kondisi pH optimum dan jenis substrat tertentu yang dapat menghasilkan
lovastatin tertinggi. Penelitian dilakukan dengan mengembangkan inokulum M. purpureus,
melakukan proses fermentasi oleh M. purpureus, dan menyerbukkan produk fermentasi.
Substrat yang digunakan a untuk fermentasi adalah singkong, kentang, dan kimpul dengan
menggunakan tiga variasi pH, yaitu pH 5, 6, dan 7. Pengukuran kadar lovastatin pada
produk fermentasi dilakukan dengan menggunakan High Performance Liquid
Chromatography (HPLC). Hasil analisa kuantitatif lovastatin menunjukkan bahwa produk
fermentasi oleh M. purpureus yang terbuat dari kentang tidak terdeteksi lovastatin.
Konsentrasi lovastatin pada produk fermentasi substrat kimpul, yaitu 6,47 ppm dan 5,36
ppm, sedangkan pada produk dari substrat singkong sebesar 0,91 ppm dan 0,20 ppm pada
perlakuan pH 6 dan 7 secara berurutan. Penggunaan substrat singkong dan kimpul dapat
dijadikan alternatif sebagai substrat untuk memproduksi lovastatin dari M. purpureus,
namun penggunaan substrat kimpul dan perlakuan pH 6 dapat menghasilkan lovastatin
yang tinggi.