Abstract :
ABSTRAK
Merek harns dimanage sebagai aset strategi jangka panjang, karena merek
mampu membuat harga tinggi mengurangi biaya pemasaran, dan peluncuran
produk barn.
Demikian pula halnya dalam dunia bisnis mobil, yang kini telah banyak
merek mobil yang saling bersaing menguasai pasar. Dari realitas tersebut, peneliti
in gin membahas atau mengkaji hal - hal tersebut di dalam penelitian ini,
mengenai persepsi respond en terhadap beberapa merek produk mobil, dengan
studi kasus pada pemakai mobil di Kota Semarang. Judul yang dipilih : "Persepsi
Responden Terhadap Berbagai Merek Mobil Berdasarkan Top of Mind, Persepsi
Responden Terhadap Merek, Brand Loyalty, dan Perceived Quality".
Dengan melihat ekuitas merek dari sisi konsumen yang diwakili oleh
loyalitas mereka kepada merek yang dikonsumsi, kesadaran mereka atas merek
tersebut, kualitas yang dirasakan, serta asosiasi atas nama merek yang mereka
kenaI, maka dapat ditentukan perumusan masalah sebagai berikut :
Bagaimana top of mind merek produk mobil, berdasarkan kesadaran
konsumen atas merek mobil ?
Bagaimana persepsi responden atas beberapa merek mobil yang
dikenalnya ?
Bagaimana tingkat loyalitas merek pada beberapa merek mobil ?
Bagaimana tingkat kualitas pada beberapa merek mobil ?
Dalam menetapkan suatu masalah pertu diadakan suatu pembatasan
lingkup, yang diharapkan dapat terarah dan jelas. Dalam penelitian ini,
pembatasan masalahnya adalah sebagai berikut:
Nama merek yang akan diidentifikasikan ekuitas mereknya adalah
merek utama mobil ( main brand) dan mengesampingkan sub brandnya.
Persepsi responden terhadap berbagai merek mobil akan dilihat
melalui empat elemennya yaitu top of mind, persepsi responden,
loyalitas merek, dan kualitas yang dirasakan.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi persepsi responden
terhadap merek mobil dari sisi konsumen yang diwakili oleh loyalitas konsumen
kepada merek yang dikonsumsi, kesadaran konsumen atas merek tersebut,
kualitas yang dirasakan, serta persepsi responden terhadap beberapa merek mobil
yang mereka kenaI.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan untuk pengembangan
ilmu khususnya di bidang manajemen pemasaran, diharapkan juga akan dapat
bermanfaat bagi dunia bisnis, khususnya bagi para produsen mobil yang akan
memasarkan produknya di wilayah Kota Semarang
Populasi yang menjadi obyek penelitian ini adalah para pemakai mobil di
kota Semarang. Data yang dapat dipakai untuk menjawab jumlah pemakai mobil
adalah data banyaknya sarana angkutan yang dirinci menurut jenis kendaraan di
kota Semarang, yang didapat dari data milik Badan Pusat Statistik Kota Semarang
(BPS ).Berdasarkan data dari BPS banyaknya sarana angkutan mobil dinas I
pribadi di kota Semarang pada tahun 2001 sebanyak 21.565 buah. Metode
sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability sampling,
metode ini merupakan prosedur sampling yang memilih sampel dari orang atau
unit yang paling mudah dijumpai atau diakses (dengan mewawancarai orangorang
yang kebetulan dijumpai dijalan-jalan).
Metode pengumpulan data yang digunakan untuk mendapatkan data
yang diperlukan dalam penelitian ini adalah dengan kuesioner, yang merupakan
metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan daftar
pertanyaan kepada responden untuk dijawab.
Peneliti membatasi responden pada kelompok usia minimal 18 dan
maksimal 52 tahun, sebab mengingat bahwa responden adalah pemakai mobil,
maka umur responden termuda adalah responden yang telah memperoleh ijin
mengemudi, dan telah memakai mobil. Untuk usia antara 18-52 dianggap,
responden telah mampu memberikan tanggapan dan cukup memiliki wawasan
yang representatifbagi penelitian ini.
Berdasarkan hasil penelitian, bahwa dari 100 responden, tersebut sebanyak
17 merek mobil yang paling sering dipakai oleh responden, terbesar adalah Toyota
(32 responden), kemudian berturut - turut adalah Honda (23 responden), Suzuki
(11 respond en), Isuzu (7 responden), Mitsubishi (5 responden), Daihatsu (S
responden), Mercedes Benz (3 responden), Peugeot (2 responden), Holden (2
responden), Mazda (2 responden), BMW (2 responden), Jaguar, Volkswagen,
KIA, Subaru, Opel dan Ford (masing - masing 1 responden).
Berdasarkan hasil penelitian, bahwa dari 100 responden, tersebut sebanyak
17 merek mobil yang terakhirl saat ini dipakai oleh responden, terbesar adalah
Toyota (26 responden), kemudian berturut - turut adalah Honda (23 responden),
Suzuki (16 responden), Daihatsu (9 responden), Isuzu (6 responden), Mercedes
Benz (4 responden), Mitsubishi (4 responden), Timor (2 responden), Mazda (2
responden), Audi, Jaguar, Volkswagen, BMW, KIA, Holden, Ford, dan Opel
(masing masing 1 responden).
Berdasarkan uraian dan analisa yang telah dikemukakan sebelumnya, maka dapat
ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Urutan untuk Top of Mind dari yang tinggi adalah Toyota, dan Honda.
Nampak bahwa ada persaingan yang sangat ketat antar merek Toyota dan
Honda un