Abstract :
Perkembangan dunia usaha dalam beberapa dekade ini telah rnengalami
. banyak kernajuan diantaranya semakin banyak perusahaan yang bergerak dalam
berbagai bidang usaha. Setiap pernilik perusahaan yang rnenginginkan
perusahaannya berkernbang pasti mempunyai tujuan dalam rnendirikan
perusahaan. Dalam usaha pencapaian tujuan perusahaan tersebut rnaka perusahaan
mernerlukan sumber daya yaitu dana, teknologi, ternpat produksi serta tenaga
kerja. Dan dalam perkernbangannya, dunia usaha telah rnenunjukkan bahwa
sumber daya manusia rnerupakan faktor terpenting dari surnber daya yang
dibutuhkan oleh perusahaan untuk itu rnanajernen perusahaan perlu mernberikan
perhatian yang lebih besar terhadap sumber daya ini.
Manajemen perlu rnengetahui bagairnana cara kerja dari tenaga kerja
yang mereka miliki. Apakah telah terjadi penurunan kinerja atau apakah kinerja
karyawan telah sesuai dengan ketentuan dan harapan dari perusahaan, jika terjadi
suatu penurunan maka rnanajernen perlu rnelakukan suatu strategi untuk
meningkatkan kinerja karyawannya.
Sebelum menentukan strategi untuk meningkatkan kinerja karyawan,
manajemen perusahaan perlu rnengetahui faktor-faktor apa saja yang
mempengaruhi kinerja karyawan. Adapun faktor-faktor yang rnernpengaruhi
kinerja karyawan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendidikan dan
latihan, disiplin, motivasi, upah, lamsostek, lingkungan kerja dan kepemipinan.
Untuk melakukan penelitian ini penulis rnerniliki dua hipotesa dirnana
hipotesa pertama adalah tidak ada pengaruh antara pendidikan dan latihan,
ketrarnpilan, disiplin, motivasi, upah, lamsostek, lingkungan kerja dan
kepemirnpinan terhadap kinerja karyawan baik secara parsial rnaupun bersarnasarna.
Sedangkan hipotesa kedua adalah ada pengaruh yang signifikan antara
pendidikan dan latihan, ketrampilan, disiplin, motivasi, upah, lamsostek,
lingkungan kerja dan kepemirnpinan terhadap kinerja karyawan baik secara
parsial maupun bersama-sama.
Lokasi penelitian dan objek penelitian yang dipilih oleh penulis dalarn
penelitian ini adalah Hotel Dana Solo. Penulis memilih hotel tersebut karen a
rnanajernen Hotel Dana Solo bel urn pernah rnengadakan penelitian tentang faktorfaktor
yang rnempengaruhi kinerja karyawan dimana manajernen hotel melihat
bahwa kinerja karyawannya rnulai rnenurun.
lurnlah populasi penelitian adalah seluruh karyawan Hotel Dana Solo
yang berjumlah SS orang dan merupakan populasi sensus.
Sebelum pengujian dilakukan, perlu diketahui terlebih dahulu gambaran
umum perusahaan dan gambaran urnurn responden karyawan Hotel Dana Solo
yang meliputi jenis kelamin, urnur, pendidikan, status pernikahan dan rnasa kerja
serta indikator dan perhitungan statitik.Uji validitas dan reliabilitas digunakan dalam penelitian ini untuk
mengetahui apakah instrumen penelitian yang digunakan dapat mengukur variabel
penelitian. Uji validitas menggunakan rumus Koefisien Korelasi Product Moment
sedangkan uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach. Alat analisis
yang digunakan adalah Koefisien Determinasi, Regresi Linear Berganda dengan
peng~jian hipotesis secara parsial dan simultan.
Berdasarkan hasil analisis dengan Koefisien! Determinasi terhadap
variabel pendidikan dan latihan, ketrampilan, disiplin, motivasi, upah, Jamsostek,
lingkungan kerja dan kepemimpinan diperoleh hasil sebesar 0,597 yang berarti
bahwa variabel-variabel tersebut memberikan sumbangan sebesar 59,7 % terhadap
kinerja karyawan.
Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t antara variabel
pendidikan dan latihan dengan variabel kinerja diperoleh hasil sebesar t hihmg < t
tabel (1,601<2,005745), yang berarti bahwa tidak ada pengaruh antara variabel
pendidikan dan latihan dengan kinerja karyawan. Pengujian hipotesis dengan uji t
antara variabel ketrampilan dengan variabel kinerja diperoleh hasil sebesar t hitung
> t tabel (2,873>2,005745), yang berarti bahwa variabel ketrampilan berpengaruh
secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Pengujian hipotesis dengan uji t
antara variabel disiplin dengan variabel kinerja diperoleh hasil sebesar t hitung < t
tabel (-0,373<-2,005745), yang berarti bahwa variabel disiplin tidak mempunyai
pengaruh terhadap variabel kinerja. Pengujian hipotesis dengan uji t antara
variabel motivasi dengan variabel kinerja karyawan diperoleh hasil sebesar t hitWlg
> t tabel (2,440>2,005745), yang berarti variabel motivasi berpengaruh secara
signifikan terhadap variabel kinerja karyawan. Pengujian hipotesis dengan
menggunakan uji t antara variabel upah dengan variabel kinerja diperoleh hasil
sebesar t hi tung < t tabel (0,231 <2,005745), yang berarti bahwa tidak ada pengaruh
antara variabel upah dengan kinerja karyawan. Pengujian hipotesis dengan
menggunakan uji t antara variabel Jamsostek dengan variabel kinerja diperoleh
hasil sebesar t hitung < t tabel (-0,809<-2,005745), yang berarti bahwa tidak ada
pengaruh antara variabel Jamsostek dengan kinerja karyawan. Pengujian hipotesis
den