DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN PERSEPSI TERHADAP PENGEMBANGAN KARIER ANTARA KARYAWAN PRIA DAN KARYAWANWANITA PADA PT, JAMU JAGO SEMARANG
Total View This Week15
Institusion
Universitas Katolik Soegijapranata
Author
KURNIATI, LILY AGUSTIN
Subject
Labor Productivity 
Datestamp
2016-05-04 03:58:35 
Abstract :
Abstrak Pada dasamya manusia iill ingin berkeruban& sesuai dengan pendapat Maslow bahwa kebutuhan dasar dati manusi. dapa! diurutkan secara teoritis yaitu kebutuhan-kebutuhan dasar fu;;o\ogis, kemanan dan baterjaminan, cinta, penghargaan ( esteem ) dan perwujudan diri. Dan keberadlUUl manus;' dalam bekelja merupakan suatu bagian yang sangat pentiug untuk mencapai kebutuhan dassr dan berkembang. Karyawan yang bekerja pada ,uatu parusahaan pasti mengberapkan kem.juan bag; dirinya. Kemajuan t""",but, nampak dalam peDgembangan karier karyawan pada suatu perusabaan. Di dalam Ungkungan pekeljaan hal yang berkaitan dengan peningkatan harga diri dan perwujudan diri adalah adanya suatu promosi jabatan yang lebilt tinggi dati SWltu parwujudan pengembangan katier. Hal ini disadati oleb individu maupun organisasi dengan melibat kondis; sosial yang bembah dengan cepa~ make: karier menjadi sesuatu yang penting. Dfmana seseorang semaldn menilai prestasi baIjanya untuk meeapai katier yang lebilt tiuggi. Pengembangan kaTier setiap individu akan beIbeda karena setiap individu mempunyai kondisi lingkungan kelja yang berbeda-beda. PerbedlUUl ·t=ebut dilatarbelakangi oleb perbedaan pematiun, dasar pengalaman dan kondis; lisik pada setiap individu. Di sarnpiug \in parbedaan persepsi juga dipengarubi oleh pengalaman masa Jampau dan masa kini serta sikap individu pada waktu mempersepsikannya. Dalam pangembangan katier soorang karyawan, pendidikan merupekan hal yang sangat menentukan. Pada umnmnya semakiu tiuggi tingkar pendidikan, karyawan akan semakiu luas kemungkinan mencapai pangkat dan jabatan yang lebih tinggi. Dimana pengembangan karier diartikan sebagai suatu bentuk aktivitas yang sifatnya furmal sedangkan reneana yang disusun 0100 perusahaan untuk karyawan-karyawannya, hermjuan untuk meniugkatkan kemarnpuan karyawan dan keoakapan karyawan dalam bekelja. Ada banyak kekuatan yang membantu pangembangan dan pembentukan 'uatu katier, antara lain : sitat dan mental, orang tua, pendidikan sekolah, paogelompokkan einis, jenis kelamin, ternan ",bay", pangelarnan dalam organisasi dan umur. Janis kelamin .tau gender adalah pembedaan laId-laki dan perempuan yang dieiptakan oleb manus;" dapat ditukar dan diubah, namun tidak nmum, dapat barubah sesuai dengan tempal, waktu balas tergantung pada 'gama, lingkungan sosial dan lainnya. Lebih mengacu pada pembawa sitar yang membedakan sifat -sifat antara pna dan wanita, diberikan secara kultural nSiIll1m talah dianggap .. bag'; kodrRt ahuniah. Ilerlakunya disktimiuasi gender di kalangan masyarakat menyebabkan terbatasnya hidang pakeljaan bagi tenaga keJja wanita dimon. wenita masilt dianggap tidak dapat melakukan pekeIjlUUl yang ballyak tantanganny. yang biasanya didominasi oleb kanm pria. Demikian pula baJnya dengan persepsi techadap gender, dengan memandang perbedlUUl gender yang ada mak:a secara tidak Iangsnng akan mempengaruhi parkembangan katier karyawan. Persepai terse1>ut hermula dati adanya asumsi bahwa perempnan ernosiona! sebiugga perempuan dianggap tidal< tepat menjadi pemimpin bertugas melayani surum dan merawa! kel.arganya, sehingga dianggap' wajar jika aspek pendidika" ata. karier ke jerrj.ng yang lebih tinggi dinornor duakan. Latar belakang yang ada tarnpak bahwa ada pertedaan persepsi (erhadap pengarnbangan karler antara karyawan pria dan karyawan wanita. Akan teI.llpi kenyataan yang ada belum tentu dernikian, merrgingat bahwa saa! ini dengan adanya ernansipasi wanita banyak pula wanita yang telah menduduki jabatan penting di dalarn masyarakat. Timbul pentanyaan « Apakah ad. perbed.an persepsi terhadap pengembangan karier anwa karyawan pria dan karyawan wanita." Berdasarkan law belakang penelirian yang telah diuraikan diatas, maka penulis rnerumuakan rnasalah sebagai berikut : l. Bagaimanakah persepsi karyawan pri. dan karyawan wanita terbadap pengembangan karier. 2. Bagaimanakah persepsi karyawan pria dan kmyawan wanita tem.dap pengembangan karier dilih.t dart aspek tangung jawab. 3. Bagaimanakah persepsi karyawan plia dan karyawan wanit. terb.dap pengembangan karier dilihat dari aspek sllltusjahatan. 4. Bagaimanakah persepsi karyawan plia dan karyawan wanita terbad.p pengembangan karier dilihat dari aspek wewenang. 5. Bagaimanakah persepsi karyawan pria dan karyawan wanita terhadap pengarnbangan karier dUihat dari aspek kompensasi Adapun hipotesis yang lelah dirumuskan ad.lah seb.gai berikut : 1. Ada perbcdaan persepsi torh.dap pengarnbangan karier antara kmyawan pna dan karyawan wanita. 2. Ada perbedaan persepsi terhadap pengembangan karier antara karyawan pria dan kary.wan wanita dilih.t deli aspek tanggung jawah. 3. Ada perbedaan persepsi terhadap pengembangan karier antara kmyawan pria dan karyawan wanita dilihat dart aspak status jabatan. 4. Ada perbedaan persepsi terbadap peogembangan karier antara karyawan pli. dan karyawan wanita dilihat dan aspek wewenang. 5. Ad. pertedaan persepsi terhadap 
Institution Info

Universitas Katolik Soegijapranata