Abstract :
Bisnis perhotelan di Semarang memiliki keunikan tersendiri. Pada saat
pelaku bisnis serupa di kota-kota lain Indonesia mengeluh karena tingkat hunian
turun, Semarang justru sebaliknya. Di Surabaya, misalnya, hotel-hotel jor-joran
menurunkan tarif untuk bersaing memperoleh tamu. Keadaannya berbeda dari
Semarang yang justru tarif tidak begitu menjadi persoalan. Para tamu pun tidak
mempermasalahkan meski tarif hotel di Kota Atlas terhitung tinggi dibandingkan
dengan kota lain di Jateng dan Yogyakarta. Contohnya tarif kamar standar hotel
bintang empat di Semarang rata-rata di atas Rp 250.000 per malam, sedangkan di
Solo dan Yogya lebih rendah dari itu