Abstract :
Perubahan -perubahan yang terjadi baik di lingkungan ek,temal maupun
internal rumah sakit menyebabkan para pengelola rwnah sakit untuk mengubah
paradigma- paradigmal cara pandang tentang rumah sakit yang bukannJah semata
-mala merupakan organisasi yang bersifat sosial. Sehingga memaksa para
pengelola rumah sakit untuk berpikir dan berusaha secara sosio ekonomi
mengelola rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penilaian
perbandingan antara kenyataan yang diterima dengan harapan yang diinginkan
alas pelayanan kesehalan rawat inap yang diterima dari rumah sakit Panti Wilass
Dr. Cipto.
Penelitian ini digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan rumah
sakit. Penelitian ini dilakukan di rumah sakit Panti Wilasa Dr. Cipto dengan
jumlah sampel berdasarkan rata -rata inap pertahun dengan
menggunakan rumus n eNIN(d') + 1. 100 reponden, teknik
sampling yang digunakan adalh non anggota
pupulusi diberikan
karakteristik yang telah
porpusive sampling. Data
berdasarkan hasil
pelayanan jasa
yang digunakan adalah
mengetahui
diinginkan. Analisis
tcrhadap sesuatu atribut ~il!,ar,.
sebagai berikut:
1. Jika
2.
3.
4.
diinginkan
Jika kenyataan
maka skor yang
Jika kenyataan
diinginkan maka
Jika kenyataan yang
skor yang diberikan adalah I
sesual yang
yang diinginkan maka
5. Jika kenyataan yang diterima diatas harapan yang diinliinklll1 maka
skor yang diberikan adalah 2
Gambaran umum responden dalarn penelitian ini terdiri dari: 53%
responden adalah perempuan, 40% responden berusia anrtara 20-29 tahun, 38%
responden bekerja sebagai pegawai swasta. dan 40% responden berpendidikan
lulus SMA. Secara umum diperoleh hasil alas atribut -atribut pelayanan kesehatan
rawat inap yang diterima pasien dari rumah sakit Panti Wilasa Dr. Cipto adalah
sebagai berikut:
\.. Atribut sikap dokter tcrhadap pasien menunjukan skor rata- rata
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
0.45, schingga dapat diartikan bahwa kenyataan yang diterima
responden sesuai dengan harapan yang diinginkan responden
Atribul sikap Perawat terhadap pasien menunjukan skaT rata- rata
0.39, schingga dapat diartikan bahwa kenyataan yang ditc::rima
responden scsuai dengan harapan yang diinginkan responden.
Atribut sikap karyawan terhadap pasien menunjukkan total rata -
rata 0.37. sehingga dapal diartikan bahwa kenyataan yang ditcrima
responden sesuai dengan harapan yang diinginkan responden.
Atribut fasilitas ruang rawat inap mell:unjukkan skor rata -rata
0.16, sehir.gga dapat diartikan bahwa kenyataan yang diterima
responden sesuai dengan harapan yang diinginkan responden.
Atribul fasilitas kedokteran menu~kkan skor rata -rata 0.47,
sehingga dapat diartikan bah VII/' eq~taan yang diterima
responden sesuai deng~Harapal1-ying diingtiilWi onden.
Atribut iingkungan ffiah sakit mcnunjukkan sko ra la 0.07,
sehingg. dapal pl.rti~r bah;' keny.taan yang 'terima
responden sesua, dengan lmra "ya;;g7ilirtgi~ respond
Atribut menu abnan m nunjukkan skar rata -ratf 0.41, s ·ngga
dapat di~ bahw't eny.laan ~nlLditeri ma resROnden' s i
dengan R a an yang dlinginkan respo~ ,
Atribut pr l*C perawt tan pasien m,1.iu~j~ skor ratc;-rata 02; ,
sehingga ~ at- diartikan bahw k\'.~. yang dite a
responden uai de gan hara""" yang dimginkan responden.
Alribut Pe~'I)'.n.n aaministrasileihad.p-pa'sien menun1hkan s
rata -rata ll~ i, sehingga dapat cliirtikliil bahwa :,teenyataan y 6,
diterima ~ nden s suat dengan harapan yang diingi kfri
responden