Abstract :
Hudah, Dini Safia. 2021. Representasi Sosial dan Budaya dalam
Novel Diponegoro dan Perang Jawa Karya MS Ardison.
Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia.
Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas PGRI Adi
Buana Surabaya. Pembimbing: Dr. Sunu Catur Budiyono,
M.Hum.
Kata Kunci : Representasi, Sosial, Budaya, Novel, New Historicism.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya beberapa aspek
yakni representasi sosial dan representasi budaya yang terdapat
dalam novel Diponegoro dan Perang Jawa karya MS Ardison.
Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui representasi sosial
yang terkait dengan hubungan Pangeran Diponegoro dengan
masyarakat Jawa dan bentuk kerjasama Pangeran Diponegoro
dengan masyarakat Jawa dalam melawan penjajah serta representasi
budaya yang terkait dengan representasi kebudayaan Jawa pada
novel dengan menggunakan teori New Historicism.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data
yang digunakan dalam penelitian ini berupa kata dan kalimat yang
menunjukkan representasi sosial yaitu hubungan Pangeran
Diponegoro dengan masyarakat Jawa serta bentuk kerjasama
Pangeran Diponegoro dengan masyarakat Jawa dalam melawan
penjajah dan representasi budaya yaitu representasi kebudayaan Jawa
yang ada di dalam novel Diponegoro dan Perang Jawa karya MS
Ardison.
Berdasarkan analisis data dalam novel Diponegoro dan
Perang Jawa karya MS Ardison, pada bagian hubungan Pangeran
Diponegoro dengan masyarakat Jawa ditemukan bahwa Pangeran
Diponegoro menjalin hubungan baik dengan kalangan bangsawan,
komunitas agama, masyarakat biasa, hingga kalangan orang-orang
yang dianggap sebagai pengacau atau bandit. Kemudian, dalam
bagian bentuk kerjasama Pangeran Diponegoro dengan masyarakat
Jawa, ditemukan bentuk kerjasama dengan masyarakat biasa,
kerjasama dengan para ulama dan santri, serta kerjasama dengan
kalangan bangsawan. Selanjutnya, dalam bagian representasi
vi
kebudayaan Jawa ditemukan unsur-unsur yang menunjukkan
kebudayaan Jawa seperti bahasa, kepercayaan, tradisi, serta
pengaruh dari penjajah yang membuat pergeseran kebudayaan Jawa.