Abstract :
Ayam kampung mempunyai peran penting dalam menyediaan
daging untuk masyarakat Indonesia. Perlakuan khusus diperlukan untuk
meningkatkan keempukan daging ayam kampung yang mempunyai tekstur
alot. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisika, kimia,
dan sensory daging ayam kampung yang direndam dalam perasan bonggol
nanas dan perasan buah labu siam. Penelitian dilakukan secara eksperimental
menggunakan rancangan acak lengkap pola factorial. Faktor pertama
perendaman perasan bonggol nenas yang terdiri dari 4 konsentrasi (0.0, 2.5,
5.0 dan 7,5%). Faktor kedua 4 konsentrasi perasan buah labu siam (0.0, 2.5,
5.0, and 7.5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman daging
ayam kampung dalam filtrat bonggol nanas dan labu siam berpengaruh
signifikan (P<0,05) terhadap keempukan, susut masak, organoleptik warna
dan rasa namun tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) terhadap pH, daya ikat
air dan organoleptik aroma. Keempukan daging ayam kampung yang paling
optimum diperoleh pada perlakuan campuran 7,5% bonggol nanas dan 5,0%
labu siam.
Kata kunci: daging ayam kampung, protease, karakteristik fisika,
karakteristik kimia, karakteristik organoleptik