DETAIL DOCUMENT
BUDAYA PESTA SEKOLAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERTUMBUHAN BIDANG PENDIDIKAN TINGGI DI KABUPATEN MANGGARAI BARAT.
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Author
NAMBUT, SAFERINUS BAHAGIA
Subject
AS Academies and learned societies (General) 
Datestamp
2022-11-23 06:24:39 
Abstract :
Nambut Saverinus.2018.?Budaya Pesta Sekolah dan Implikasinya Terhadap Pertumbuhan Bidang pendidikan Tinggi di Kabupaten Manggarai Barat.?Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Pembimbing. Drs. Akhmad Qomaru Zaman,M.Pd. Kata Kunci: Budaya Pesta Sekolah Dan Implikasinya Kebudayaan adalah karakteristik para anggota sebuah masyarakat, termasuk peralatan teknologi, pengetahuan, cara berpikir dan bertindak yang telah terpolakan yang dipelajari dan disebarkan serta bukan merupakan hasil pewarisan biologis, Kebudayaan merupakan hasil ciptaan anggota masyarakat.Kebudayaan ada untuk memenuhi berbagai aspek kehidupan masyarakat.Ia juga mengandung simbolsimbol, menyatu dan memberikan identitias kepada masyarakat yang memilikinya. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat plural.Bangsa yang berdiri di atas berbagai macam suku bangsa dan kebudayaan yang beragam. Di bawah naungan Pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, aneka ragam suku bangsa dan budaya tersebut menjadi satu dan memperkaya khazanah kebudayaan nasional. Sebagai hasil cipta, rasa dan karsa masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, kebudayaan-kebudayaan tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia yang patut dijaga dan dilestarikan.Kebudayaan-kebudayaan tersebut memiliki nilai-nilai positif yang berguna bagi kehidupan masyarakat tetapi selain itu juga terdapat nilai-nilai negatif yang bisa menurunkan kualitas kehidupan masyarakat.Salah satu kebudayaan yang dimiliki oleh Masyarakat Manggarai Barat adalah Pesta Sekolah.budaya ini sudah menjadi bagian hidup Masyarakat Manggarai pada umumnya sejak dulu. Dalam hal ini peneliti mau melihat lebih jelaspengaruhnya bagi pertumbuhan pendidikan di bagian Manggarai Barat.Sebagai suatu budaya, acara pesta sekolah telah diwariskan seecara turun temurun.Hampir setiap tahun banyak kampungkampung di kabupaten Manggarai Barat yang mengadakan acara pesta sekolah. Pesta sekolah sendiri merupakan sebuah acara atau pesta yang dilakukan oleh suatu keluarga dalam rangka mengumpulkan dana untuk biaya pendidikan anggota keluarganya, biasanya anak atau saudara. Masyarakat termotivasi untuk membuat acara pesta sekolah dan juga membuat masyarakat selalu ingin melestarikan budaya ini.pesta sekolah yang dirasakan oleh masyarakat desa Bulan merupakan sebuah pesta yang dibuat khusus mencari dana untuk pendidikan. serta jalan keluar dari masalah keterbatasan dana dalam menyekolahkan anak, Jika ditelusuri lebih dalam pesta sekolah ini sebenarnya merupakan modifikasi dari acara wuat wa?i yang merupakan budaya lama dari masyrakat setempat. Acara wuat wa?i ini memiliki arti tersendiri, yaitu salah satu ritus budaya untuk seseorang ketika ia hendak keluar dari kampung halamannya entah dalam negeri maupun luar negeri untuk mengenyam pendidikan lebih lanjut. Masyarakat menerima pesta sekolah di Desa Bulan adalah karena kesadaran masyarakat akan kekurangan. Disini maksudnya adalah tidak mampu membiayai anak melanjutkan studi ke perguruan tinggi sehingga orang tua merasa sangat terbantu dengan adanya pesta sekolah. Pesta sekolah merupakan pesta yang diadakan untuk keperluan sekolah.dengan mengadakan pesta ini, pihak penyelenggara berharap dapat mengumpulkan sejumlah uang untuk menambah biaya sekolah anaknya, terutama ketika akan masuk perguruan tinggi. Dengan mengadakan pesta sekolah ini juga, dapat mengatasi kekurngan materi yang mereka alami. Alasan saya melaksanakan pesta sekolah adalah memberikan wejangan bagi anak yang akan melanjutkan pendidikannya dan dapat membantu meringankan beban orang tuanya membayar biaya masuk perguruan tinggi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitiandeskriptif kualitatif adalah suatu penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap, kepercayaan, pemikiran orang secara individual maupun kelompok. Penelitian kualitatif bersifat induktif.peneliti membiarkan permasalahan-permasalahan muncul dari data atau dibiarkan terbuka untuk diinterpretasi. Data dihimpun dengan pengamatan yang saksama, mencakup deskripsi konteks yang mendetail disertai catatan-catatan hasil wawancara yang mendalam, serta hasil analisis dokumen dan catatan-catatan mengemukakan metodologi kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati. Hasil penelitian pertama, karena penelitian ingin mengungkap, menggambarkan dan menjelaskan budaya pesta sek 
Institution Info

Universitas PGRI Adi Buana Surabaya