Abstract :
Tanaman cabai rawit (Capsicum frustescens L.) merupakan salah satu tanaman
sayuran yang penting bagi masyarakat sebagai penambah cita rasa dalam masakan
sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian
pupuk organik cair rebung bambu terfermentasi ragi tempe terhadap karakteristik
buah dan biji serta hasil panen cabai rawit. Penelitian ini menggunakan hasil uji
Anova dan BNT dengan 4 perlakuan 0 ml/l, 5 ml/l, 10 ml/l dan 15 ml/l pupuk
organik cair rebung bambu terfermentasi ragi tempe 6 kali ulangan. Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa produksi buah cabai rawit dengan konsentrasi 10 ml/l
menghasilkan produksi jumlah buah terbaik dengan rata-rata 68,17 gram. Pada
penelitian bobot buah menunjukkan bahwa konsentrasi 10 ml/l menghasilkan bobot
buah cabai rawit terbaik dengan rata-rata 60,37 gram. Pada penelitian tebal kulit
buah menunjukan bahwa konsentrasi 10 ml/l menghasilkan tebal kulit buah terbaik
dengan rata-rata 0,77 mm. Pada penelitian jumlah biji menunjukan bahwa
konsentrasi 10 ml/l menghasilkan jumlah biji terbaik dengan rata-rata 1.584
sedangkan pada penelitian bobot biji menunjukan konsentrasi 10 ml/l menghasilkan
jumlah biji terbaik dengan rata-rata 5,9 gram.
Kata Kunci : Cabai rawit (Capsicum frustescens L.); fermentasi; ragi tempe;
produksi; Anova; BNT.