Abstract :
Kata Kunci: model inkuiri terbimbing, keterampilan berpikir kritis,
sumber energi.
Penelitian ini berdasarkan pada masalah rendahnya
keterampilan berpikir kritis di Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian
ini yaitu untuk mengetahui keterlaksanaan guru dalam pembelajaran
dengan menggunakan model inkuiri terbimbing, untuk mengetahui
keterlaksanaan siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan
model inkuiri terbimbing, dan untuk mengkaji pengaruh model
inkuiri terbimbing terhadap keterampilan berpikir kritis siswa materi
sumber energi kelas IV SD Hang Tuah 10 Juanda. Penelitian ini
merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian quasi
experimental design.
Hasil uji validasi perangkat: RPP diperoleh rerata 3,7,
lembar observasi aktivitas guru dan siswa diperoleh rerata 3,7, dan
lembar tes keterampilan berpikir kritis diperoleh rerata 3,7 yang
dinyatakan layak dan dapat dilaksanakan penelitian. Setelah
penelitian, dilakukan uji homogenitas yang diperoleh nilai Sig. 0,314
> 0,05 yang berarti data homogen, uji normalitas pada kelas kontrol
nilai Sig. yang diperoleh 0,2 dan 0,127 dan uji normalitas kelas
eksperimen diperoleh nilai Sig. 0,182 dan 0,84. Maka, dapat
disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. hasil observasi
aktivitas guru diperoleh skor 3,8 dan observasi aktivitas siswa
diperoleh skor 3,6. Nilai rata-rata tes keterampilan berpikir kritis
kelas eksperimen sebesar 85,2 dan kelas kontrol yaitu sebesar 59,3.
Hasil uji t-test diperoleh nilai Sig. 0,00 yang berarti H0 ditolak.
Maka, dapat disimpulkan terdapat pengaruh model inkuiri
terbimbing terhadap keterampilan berpikir kritis siswa materi sumber
energi kelas IV SD Hang Tuah 10 Juanda