Institusion
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Author
Sunggu, Meliyani Rohana Ompu
Subject
L Education (General)
Datestamp
2022-11-30 02:48:20
Abstract :
Rohana, Meliyani. 2021. Pengembangan Multimedia Materi Gaya
Dan Gerak (MAGER) Berbasis PPT Pada Kelas IV SDN Sedati
Gede 2 Sidoarjo. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah
Dasar. Fakultas Pedagogi dan Psikologi. Universitas PGRI Adi
Buana Surabaya Pembimbing (I) Drs. Bahauddin Azmy. M.Pd
dan Pembimbing (2) Arif Mahya Fanny, S.H., M.Pd.
Kata Kunci: Multimedia, Powerpoint, Materi Gaya dan Gerak
(MAGER).
Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya powerpint
yang masih bersifat powerteks yang menyebabkan siswa kurang
tertark dalam proses pembelajaran. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil kefektifan multimedia berbasis powerpint pada materi gaya dan gerak (MAGER) kelas IV SDN Sedati Gede 2 Sidoarjo yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan model Research and Development (R&D) yang akan menghasilkan produk baru berupa multimedia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yangv terdiri dari 5 tahapan yaitu: analisis (analysis), desain(design), pengembangan (development), implementasi(implementation) dan evaluasi (evaluasi).
Penelitian hasil kevalidan produk dilakukan dengan validasi
kepada 3 validator, yakni ahli media, ahli bahasa dan ahli materi menggunakan lembar angket. Berdasarkan nilai dari validator mengenai hasil kevalidan/kelayakan produk, didapatkan perolehan skor dari ahli media 4,25, dan ahli bahasa diperoleh sebesar 4,5 sedangkan dari ahli materi diperoleh sebesar 4,75, jadi dapat disimpulkan bahwa multimedia berbasis powerpont pada materi Gaya dan Gerak (MAGER) kelas IV SDN Sedati Gede 2 Sidoarjo yang dikembangakan valid/layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. nilai tes kemampuan IPA materi Gaya dan Gerak (MAGER) menggunakan multimedia berbasis powerpoint MAGER di kelas IV B SDN Sedati Gede 2 Sidoarjo berada kategori efektif dari hasil tes pada pertemuan 1 dengan rata-rata sebesar 60,06 % sedangkan untuk pertemuan ke 2 diperoleh rata-rata sebesar 90,6% yang efektif untuk kegiatan pembelajaran siswa.