Abstract :
Keberhasilan ataupun kegagalan dari pelaksanaan proyek sering kali disebabkan kurang terencananya kegiatan proyek serta pengendalian yang kurang efektif, sehingga kegiatan proyek tidak efisien, hal ini akan mengakibatkan keterlambatan, menurunnya kualitas pekerjaan, dan membengkaknya biaya pelaksanaan. Manajemen proyek dilakukan untuk mengelola proyek dari awal hingga proyek berakhir. Studi kasus pada penelitian ini adalah PT. XYZ sebagai perusahaan yang akan membangun pabrik ke empat. Metode PERT (Project Evaluation and Review Technique), CPM (Critical Path Method) dan Crashing digunakan untuk mengetahui berapa lama suatu proyek tersebut diselesaikan, mencari adanya
kemungkinan percepatan waktu pelaksanaan proyek dan menghitung berapa biaya tambahan jika menginginkan percepatan waktu pelaksanaan proyek fire protection.
Kata Kunci: Proyek, CPM, PERT, Crashing, Fire Protection.