Abstract :
Penelitian ini untuk mengetahu latar belakang dengan banyaknya produk
cacat pada perusahaan, sehingga tidak dapat mencapai target yang diinginkan.
Tujuan penelitian untuk mengetahui kecacatan produk dan usulan perbaikan produk
cacat yang terjadi pada proses pembuatan clamp suspension corong kabel.
Pengendalian kualitas sangat penting dalam perusahaan manufaktur untuk
meningkatkan kualitas produknya dengan melakukan pengendalian terhadap
tingkat kerusakan produk (product defect) sampai pada tingkat kerusakan nol (zero
defect). Dengan melewati 5 (lima) tahapan dmaic (define, measure, analyze,
improve dan control). Tujuan pokok penerapan metode dmaic beserta seven tools
adalah mampu mengurangi produk cacat.
Dari hasil penerapan metode dmaic, penyebab kecacatan ada 5 yaitu:
kecacatan meluber dengan persentase total kerusakan sebesar 25%, kecacatan
berlubang dengan persentase total kerusakan sebesar 21%, kecacatan ketebalan isi
dengan persentase total kerusakan sebesar 21%, kecacatan permukaan kasar dengan
persentase total kerusakan sebesar 18%, kecacatan retak dengan persentase total
kerusakan sebesar 16%. Maka perbaikan dapat difokuskan terhadap kelima jenis
kecacatan tersebut dengan urutan berlubang, retak, ketebalan isi, meluber dan
permukaan kasar. Usulan-usulan yang telah diberikan yang nantinya dapat
mengurangi produk cacat sehingga proses produksinya menjadi lebih maskimal.
Kata kunci: produk cacat, seven tools, dmaic.