Abstract :
Pada industri manufaktur, kualitas produk merupakan salah satu hal yang sangat di perhatikan. Seperti yang terjadi pada perusahaan packaging di Sidoarjo yang
perlu menjaga ke stabilan produksi dan kualitas produk mereka, untuk menghindari atau meminimalkan kecacatan kualitas produksi mereka. Maka dalam hal itu
pengendalian kualitas dapat digunakan dalam menjaga kualitas, meningkatkan kualitas, dan meminimalisir kecacatan suatu produk dalam produksi. Dalam pengendalian kualitas metode yang digunakan untuk mengidentifikasi
masalah dalam proses produksi mengunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Tahap proses DMAIC mulai dari tahap Define (Identifikasi masalah), tahap Measure (Pengukuran), tahap Analyze (Penganalisaan), tahap improve (Peningkatan) dan yang terakhir tahap Control
(Pengendalian). Tujuan DMAIC ini menghilangkan langkah-langkah proses yang tidak produktif, sering berfokus pada pengukuran-pengukuran baru dan menerapkan teknologi untuk peningkatan kualiatas menuju target. Setelah data yang dikumpulkan sudah di dapatkan, maka akan dilanjutkan dalam menganalisa data yang di kelola untuk mencari akar masalah dari kecacatan produk tersebut dan untuk memperbaikinya.
Kata kunci: Pengendalian Kualitas, metode DMAIC, kecacatan produk