Abstract :
Kata kunci: referensi, konteks, ko-teks, iklan
Pemahaman tentang referensi dalam iklan terkadang
membutuhkan lebih banyak pengetahuan dan konteks. Ini terjadi
karena pengiklan tidak secara langsung memperkenalkan produk
yang diiklankan. Oleh karena itu, khalayak harus menafsirkan apa
yang sebenarnya diiklankan untuk mengidentifikasi produk. Dari
masalah ini, penelitian difokuskan pada bagaimana mengidentifikasi
referensi berdasarkan konteks dan ko-teks pada iklan.
Berdasarkan fokus penelitian, penelitian ini dirancang dalam
paradigma kualitatif di mana data diambil dari lima video iklan dan
data dalam bentuk tangkapan layar dan kata-kata iklan. Analisis
konten digunakan untuk menganalisis data yang dikolaborasikan
dengan analisis wacana.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa referensi dalam
iklan tidak bisa hanya diidentifikasi berdasarkan konteks saja atau
hanya teks saja. Ini harus diidentifikasi berdasarkan konteks dan teks
bersama. Jenis referensi yang paling banyak digunakan dalam iklan
adalah referensi pribadi. Selain itu, referensi demonstratif juga
digunakan dalam iklan. Temuan-temuan tersebut menunjukkan
bahwa konteks dan teks tambahan perlu dilibatkan untuk
mendapatkan referensi yang benar dari iklan, karena mereka saling
terkait.