DETAIL DOCUMENT
Optimalisasi Biaya Persediaan Genteng Jimbung Menggunakan Metode Lagrange Multiplier Di UKM Hasil Mantili Desa Jimbung Kecamatan Kedungtuban
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Author
Rahayu, Deni
Subject
HG Finance 
Datestamp
2022-12-29 06:51:45 
Abstract :
Deni Rahayu, 2019, Optimalisasi Biaya Persediaan Genteng Jimbung Menggunakan Metode Lagrange Multiplier Di UKM Hasil Mantili Desa Jimbung Kecamatan Kedungtuban, Tugas Akhir, Program Studi : Teknik Industri, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Dosen Pembimbing: Drs. H. Djoko Adi Walujo, ST., MM., DBA.1 , Prihono, ST.,MT.2 Optimalisasi biaya persediaan bahan baku merupakan usaha memaksimalkan suatu kegiatan atau aktivitas sehingga dapat mewujudkan keuntungan yang diinginkan yang berdasarkan kapasitas objek yang ada. Kondisi bahan baku genteng seperti : tanah liat, pasir, semen, dan dolomit yang mengalami over stock dan out of stock menyebabkan terhambatnya kelancaran proses produksi dan terjadi pembekakan biaya. Oleh karena itu, tujuan utama dari optimalisasi biaya persediaan bahan baku genteng adalah sedapat mungkin untuk memaksimalkan laba dan meminimumkan biaya persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan jumlah persediaan bahan baku yang optimal sehingga meminimasi total biaya persediaan dan menentukan penghematan biaya persediaan. Upaya pengoptimalan persediaan bahan baku genteng menggunakan metode Lagrange Multiplier agar tujuan penelitian dapat tercapai. Metode Lagrange Multiplier merupakan metode yang digunakan untuk untuk menentukan harga/nilai maksimum atau minimum relatif dari suatu fungsi yang dibatasi oleh suatu kondisi beserta kendalakendala yang ada. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil data historis perusahaan khususnta pada bagian pengadaan bahan baku dalam bentuk dokumen tertulis. Dari pengambilan data tersebut akan di analisis menggunakan metode Lagrange Multiplier. Hasil analisis biaya persediaan optimal untuk Tanah Liat sebesar Rp. 6.265.000, Pasir sebesar Rp. 2.115.000, Semen sebesar Rp. 735.00, dan Dolomit sebesar Rp. 291.000 dengan Total Cost (TCQ*Li) Lagrange Multiplier dihasilkan sebesar Rp. 9.406.000,-. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa total biaya persediaan dengan metode Lagrange Multiplier yang menghasilkan penghematan sebesar 45,67 %. Kata Kunci : Biaya Persediaan, Bahan Baku Genteng, Lagrange Multiplier. 
Institution Info

Universitas PGRI Adi Buana Surabaya