DETAIL DOCUMENT
Kajian tentang Identifikasi Tingkat Kekumuhan Permukiman Kumuh
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Author
Laksana, (Yoga Dwiki
Subject
T Technology (General) 
Datestamp
2023-05-29 04:41:55 
Abstract :
Kecamatan Driyorejo adalah salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik, memiliki jumlah penduduk sebesar 106.757 jiwa di tahun 2018. Angka urbanisasi yang tinggi dapat menimbulkan masalah bagi perkotaan, antara lain lingkungan yang tidak sehat akibat sarana dan prasarana yang kurang memadai, rawan terjadi bencana seperti kebakaran dan banjir, dan juga munculnya masalah sosial seperti kriminalitas. Permukiman kumuh terjadi karena tingginya aktivitas dan jumlah penduduk perkotaan yang membutuhkan lahan dalam jumlah dan luas yang cukup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi eksisiting, tingkat kekumuhan permukiman kumuh dan menentukan arahan rekomendasi untuk mengatasi kekumuhan di permukiman kumuh Kecamatan Driyorejo. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan teknik analisis skoring dan aplikasi arcmaps 10.2. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat lima desa kumuh dengan kategori kumuh ringan yaitu Desa Petiken, Kesambenwetan dan Mojosarirejo dan kumuh sedang yaitu Desa Tanjungan dan Sumput. Arahan rekomendasi penanganan kawasan permukiman kumuh didasarkan pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 14/PRT/M/2018 adalah sesuai dengan pola penanganan yaitu pemugaran, peremajaan dan permukiman kembali. Kata kunci: Permukiman Kumuh, Tingkat Kekumuhan, Arahan Rekomendasi 
Institution Info

Universitas PGRI Adi Buana Surabaya