Abstract :
Ada peningkatan minat dalam studi tentang bagaimana guru penutur asli bahasa Inggris (NESTs) dan guru non-penutur asli bahasa Inggris (NNESTs) dipersepsikan berbeda oleh guru dan siswa. Studi ini, dengan demikian, berupaya untuk memperluas pemahaman yang lebih baik tentang perspektif siswa tentang NESTs dan NNESTs dalam mengajar. Secara lebih spesifik, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana siswa di sekolah dasar di Surabaya menggambarkan pengalaman mereka diajar oleh NESTs dan NNESTs. Untuk memahami perspektif siswa, penelitian ini dirancang sebagai pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui tiga diskusi kelompok terarah dan observasi kelas. 15 siswa dari enam sekolah dasar terlibat dalam diskusi kelompok terarah dimana masing-masing kelompok terdiri dari 5 siswa. Penelitian ini menggunakan analisis tematik. Data dihasilkan dari diskusi kelompok terarah dan observasi kelas yang kemudian dianalisis secara tematis. Temuan data menunjukkan bahwa baik NESTs maupun NNESTs dipandang oleh siswa memiliki kekuatan dan keterbatasan mereka sendiri. Temuan ini mengungkapkan bahwa NESTs dianggap oleh siswa memiliki lebih banyak ketrampilan dibandingkan NNESTs karena NESTs memberikan keterampilan lisan yang otentik yang tidak dimiliki oleh NNESTs. Namun, meskipun memiliki lebih banyak ketrampilan, NESTs dianggap oleh siswa memiliki keterbatasan, seperti gagal menciptakan lingkungan kelas yang kondusif. Sementara NNESTs dianggap oleh siswa memiliki kekuatan, yaitu menjadi teman yang akrab dalam interaksi di ruang kelas, karena NNESTs dapat menunjukkan sifat pribadi dan cinta mereka kepada siswa. Meskipun NNESTs dilihat secara positif oleh siswa, NNESTs memiliki keterbatasan dalam pengajaran yaitu mereka cenderung membuat kesalahan tata bahasa dan cenderung tidak dapat menggunakan keterampilan tata bahasa dengan benar dalam berbicara.. Studi ini, oleh karena itu, memberikan kontribusi untuk perdebatan dikotomi antara NESTs dan NNESTs terutama dalam konteks EFL.
Kata Kunci: persepsi siswa, NESTs, NNESTs, mengajar bahasa Inggris.