Abstract :
Daun singkong (Manihot Esculenta) merupakan salah satu tumbuhan yang mempunyai pigmen alami yaitu zat hijau daun klorofil. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah semakin banyaknya penggunaan bahan pewarna sintesis yang tidak aman yaitu pembuatan dari bahan pewarna alami. Dengan banyaknya daun singkong yang tumbuh liar dan tidak berumbi layak pangan hal ini dimanfaatkannya sebagai pewarna dalam pembuatan olahan cendol dawet. Variasi perlakuan pada penelitian penambahan ekstrak daun singkong terhadap cendol dawet yaitu X1 (0%), X2 (20%), X3 (40%) dan X4 (60%) dengan menggunakan (Analysis of Variance,ANOVA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak daun singkong terhadap daya terima masyarakat melalui uji organoleptik yang meliputi rasa, warna, aroma, dan tekstur.
Hasil penelitian menggunakan uji organoleptik menunjukan bahwa produk cendol dengan penambahan ekstrak daun singkong yang paling disukai dari segi rasa, warna, aroma, dan tekstur terdapat pada formula sempel X4 dengan subtitusi penambahan 60% ekstrak daun singkong.
Kata kunci : Cendol, Daun , Singkong, Pewarna