Abstract :
Tujuan dari penelitian ini untuk Mengetahui pengaruh variasi penambahan tepung bunga telang terhadap daya
terima konsumen pada pembutan butter cookies. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu Eksperimen dan Kuesioner. Bunga telang (Clitoria ternatea L.) sering disebut juga sebagai butterfly pea atau
blue pea merupakan bunga yang khas dengan kelopak tunggal berwarna ungu, biru. Bunga telang mengandung
tanin, karbohidrat, saponin, triterpenoid, polifenol, flavanol glikosida, protein, alkaloid, antrakuinon, antosianin,
stigmasit 4- ena-3,6 dion, minyak volatil dan steroid. Cookies merupakan salah satu jenis biskuit yang terbuat dari
adonan lunak, berkadar lemak tinggi, relative renyah bila dipatahkan dan penampang potongannya berstekstur
padat. Data menunjukan bahwa hasil uji organoleptic rasa ada pengaruh rasa yang sangat signifikan pembuatan
butter cookies menggunakan tepung terigu dan penambahan tepung bunga telang dalam pembuatan butter cookies.
Tidak ada pengaruh warna yang sangat signifikan pengaruh pembuatan butter cookies menggunakan tepung terigu
dan penambahan tepung bunga telang dalam pembuatan butter cookies. Ada pengaruh aroma yang sangat
signifikan (bahkan masih dibawah 0,000<0,05) pengaruh pembuatan butter cookies menggunakan tepung terigu
dan penambahan tepung bunga telang dalam pembuatan butter cookies. Ada pengaruh tekstur pembuatan butter
cookies dengan menggunakan tepung terigu dan penambahan tepung bunga telang dalam pembuatan butter
cookies ditinjau dari uji organoleptic Ada perbedaan kualitas inderawi butter cookies dengan penambahan tepung
bunga telang dengan persentase 10%:90%, 15%:85%, 20%:80% ditinjau dari aspek warna, rasa, aroma tekstur.
Perlu adanya uji lanjutan mengenai kandungan gizi lain seperti protein dan karbohidrat dari butter cookies dengan
penambahan tepung bunga telang, karena pada tepung bunga telang mengandung karbohidrat dan protein yang
cukup tinggi.
Kata Kunci: Tepung Bunga Telang, Butter Cookies.