Institusion
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Author
Yolanda Ayu Ning Tyas, 173800009
Subject
GE Environmental Sciences
Datestamp
2022-08-16 08:30:03
Abstract :
Elektrokoagulasi dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk mengolah limbah industri
pembekuan udang (Cold Storage). Limbah cair industri udang berasal dari proses pencucian dan
pengambilan udang sebagai bahan baku dimana dalam limbah cair tersebut mengandung zat organik
yang berbahaya diantaranya mengandung unsur karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), dan sulfur (S).
Proses eletrokoagulasi merupakan adaptasi dari proses elektrokimia dan proses koagulasi - flokulasi
yang digabungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jarak plat elektroda,
besarnya tegangan dan waktu kontak dalam menurunkan kadar BOD, COD, dan Amonia sebelum dan
sesudah diolah dengan proses Elektrokoagulasi. Variabel penelitian ini menggunakan variasi tegangan
15, 18, dan 24 volt, variasi waktu proses 90, 120 dan 180 menit dan perbedaan jarak plat elektroda yaitu
2 cm dan 4 cm. Hasil penelitian menunjukan bahwa elektrokoagulasi mampu menurunkan kadar BOD,
COD dan Amonia pada limbah Cold Storage dengan hasil terbaik diperoleh pada variabel tegangan 24
volt dan waktu proses 180 menit menggunakan jarak elektroda 2 cm. Variasi besarnya tegangan dan
perbedaan waktu proses berpengaruh terhadap penurunan kadar BOD, COD dan Amonia sedangkan
jarak elektroda berpengaruh pada kecepatan transfer elektron selama proses Elektrokoagulasi.
Kata Kunci : Amonia, BOD, COD, Elektrokoagulasi, Limbah Industri Cold Storage