DETAIL DOCUMENT
ANALISA PENERAPAN JADWAL PROSES PRODUKSI KANTONG PLASTIK MENGGUNAKAN METODE MASTER PRODUCTION SCHEDULE (MPS) DI PT. SURYA PLASTINDO
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Author
Sucipto, Abraham Ega
Subject
T Technology (General) 
Datestamp
2023-08-30 08:24:22 
Abstract :
Perusahaan yang dapat memenuhi pesanan dari konsumen secara tepat waktu, dapat meningkatkan kepuasan konsumennya. PT. Surya plastindo adalah peusahaan manufaktur yang memproduksi kantong plastik yang diproses menggunakan Mesin Roll Inner. Perusahaan mengalami banyak permasalahan antara lain di waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi. Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut dilanjutkan dengan metode Rought Cut Capacity Planning (RCCP). Rought Cut Capacity Planning merupakan ?analisis untuk menguji ketersediaan kapasitas fasilitas produksi yang tersedia didalam memenuhi jadwal induk produksi (Master Production Schedule) yang telah ditetapkan?. tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui jadwal induk produksi dengan menggunakan metode Master Production Schedule (MPS) periode Januari 2022 ? Desember 2022 dan Membuat Rough Cut Capacity Planning dengan metode BOLA (Bill of Labour Approach) untuk mengetahui kapasitas produksi. Dikarenakan Jumlah item yang digunakan haya satu saja sehingga tidak melakukan perhitungan disagrgasi maka jadwal induk produksi diperoleh dari hasil produksi agregat menggunakan metode Hybrid. MPS akan sangat berguna bagi acuan dalam meningkatan kapasitas produksi sebah pabrik karena didalamnya terdapat beberapa persediaan yang harus terpenuhi, karena tujuan perencanaan ini mengetahui kapasitas produksi yang dimilik perusahaan sebagai acuan perusahaan dalam memenuhi permintaan konsumen. Hasil dari penelitian ini memberikan referensi bagi perusahaan dalam meningkatkan produktifitas dan menambah kapasitasnya. Salah satu cara untuk meningkatkan kapasitas produksi adalah dengan menambah jam kerja, hal ini bisa dilakukan dengan memberlakukan overtime atau menambah shift kerja, sehingga perusahaan bisa bekerja lebih dari 8 jam perhari, ataupun dengan melakukan penambahan mesin Roll Inner. Ususlan perancangan kapasitas dapat dilakukan dengan cara penambahan waktu kerja. Penambahan waktu kerja shift 1 dan shift 2 tiap shift didapat jam kkerja sebanyak 11 jam tiap shiftnya per hari 
Institution Info

Universitas PGRI Adi Buana Surabaya