DETAIL DOCUMENT
ANALISIS DEIKSIS NASKAH DRAMA CALIGULA KARYA ALBERT CAMUS
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Author
Sari, Melly Novita
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-07-31 04:35:33 
Abstract :
Kata Kunci: deiksis, pragmatik, naskah drama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis deiksis pada naskah drama Caligula. Dapat dikatakan deiksis bahwa sebuah kata atau ungkapan yang rujukannya bisa berpindah tergantung apa yang menjadi pembicara, waktu, dan tempat dimana dituturkan satuan bahasa tersebut. Deiksis pada naskah drama Caligula karya Albert Camus menggunakan deiksis persona, deiksis ruang, dan deiksis waktu menurut teori Bambang Kaswanti Purwo. Masalah dalam penelitian ini yakni menganalisis deiksis persona, deiksis ruang, dan deiksis waktu pada naskah drama Caligula karya Albert Camus. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti memilih naskah drama Caligula lalu membaca dan mengamati naskah drama serta menganalisis deiksis yang sesuai lalu melakukan pengkodean data. Peneliti memakai metode penelitian kualitatif karena pada naskah drama ini lebih tepat untuk melakukan penelitian kondisi atau situasi objek penelitian yakni naskah drama Caligula karya Albert Camus. Hasil analisis data, terdapat deiksis persona meliputi kata seperti aku, kita, kami, imbuhan ?ku, ku- yang merupakan kata ganti orang pertama. Kata kamu, engkau, kalian, imbuhan ?mu merupakan kata ganti orang kedua. Kata dia, Ia, mereka, dan imbuhan ?nya sebagai kata ganti orang ketiga. Pada deiksis ruang terdapat kata ini, itu, di sini, di sana imbuhan di-, ke- yang menunjukkan ruang (tempat). Pada deiksis waktu terdapat kata malam, pagi, siang, petang, hari, abad yang menunjukkan waktu. Dapat disimpulkan bahwa pada naskah drama Caligula karya Albert Camus menggunakan deiksis persona sebagai kata ganti orang, deiksis ruang untuk menggambarkan ruang (tempat), dan deiksis waktu sebagai bentuk waktu. Keywords: deixis, pragmatics, drama script. This study aims to determine the types of deixis in the play Caligula. It can be said that deixis is a word or expression whose reference can move depending on what is the speaker, the time, and the place where the language unit is spoken. The deixis of the play Caligula by Albert Camus uses persona deixis, spatial deixis, and time deixis according to Bambang Kaswanti Purwo's theory. The problem in this study is to analyze persona deixis, spatial deixis, and time deixis in the play Caligula by Albert Camus. In this study using a qualitative descriptive research type approach. The researcher chose the play Caligula and then read and observed the play and analyzed the appropriate deixis and then coded the data. The researcher uses a qualitative research method because in this drama script it is more appropriate to research the condition or situation of the research object, namely the play Caligula by Albert Camus. The results of data analysis, there is personal deixis including words like I, we, we, affixes ?ku, ku- which are first person pronouns. The word you, you, you guys, the affix ?mu is the second person pronoun. He said, he, they, and the affix -nya as a third person pronoun. In spatial deixis, there are the words this, that, here, there, the affixes di-, ke- which indicate space (place). In time deixis there are words night, morning, afternoon, evening, day, century which indicate time. It can be concluded that the play Caligula by Albert Camus uses persona deixis as a personal pronoun, spatial deixis to describe space (place), and time deixis as a form of time. 
Institution Info

Universitas PGRI Adi Buana Surabaya