DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA DALAM KEGIATAN DISKUSI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI MENGANALISIS DAN MEMAKNAI PUISI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 WONOAYU SIDOARJO
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Author
Herawati, Devina Nurya
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-08-09 07:09:00 
Abstract :
Herawati, D. N. (2023). Implementasi Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Kegiatan Diskusi Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Menganalisis dan Memaknai Puisi pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Wonoayu. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Pembimbing: Tri Indrayanti, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: pembelajaran bahasa, prinsip kesantunan berbahasa, kegiatan diskusi. Pembelajaran disebut serangkaian aktivitas antara siswa dengan pendidik dalam lingkungan belajar. Pembelajaran dilakukan untuk mengembangkan kecerdasan pribadi siswa, melatih kemampuan berpikir siswa, serta mengolah segala informasi yang didapatkan dengan baik. Pembelajaran Bahasa Indonesia dilaksanakan pada seluruh jenjang pendidikan. Dengan adanya Bahasa Indonesia dapat mempermudah proses pembelajaran di kelas. Bahasa Indonesia menjadi alat komunikasi sekaligus bahasa pemersatu. Sehingga siswa dan guru dapat lebih leluasa berkomunikasi tanpa ada kendala bahasa. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas, kesantunan berbahasa secara lisan maupun tertulis tentu penting. Hal tersebut dilakukan agar komunikasi guru dan peserta didik tetap beretika. Kesantunan berbahasa suatu hal yang memperhatikan adanya kesadaran tentang martabat seseorang dalam berbahasa, baik pada saat menggunakan bahasa lisan ataupun bahasa tulis. Dalam kegiatan diskusi akan ada interaksi siswa dan guru yang mana harus mengimplementasikan prinsip kesantunan berbahasa. Siswa dapat mengembangkan kemampuan berbicaranya pada pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya saat berdiskusi di dalam kelas. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif karena ingin menjelaskan serta mendeskripsikan penggunaan kesantunan berbahasa dari siswa dan guru di SMP Negeri 1 Wonoayu, Sidoarjo. Data penelitian ini adalah hasil diskusi antara siswa dan guru saat pembelajaran Bahasa Indonesia. Sumber data penelitian ini adalah guru dan siswa di kelas VII-G SMP Negeri 1 Wonoayu, Sidoarjo. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa interaksi antara guru dan siswa begitu santun. Dikarenakan interaksi antara guru dan siswa telah cukup memenuhi prinsip kesantunan yang dikemukakan oleh Geoffrey Neil Leech ke dalam enam maksim. Maksim tersebut meliputi (1) maksim kebijaksanaan; (2) maksim kedermawanan; (3) maksim penghargaan; (4) maksim kesederhanaan; (5) maksim pemufakatan; dan (6) maksim kesimpatian. ABSTRACT Herawati, D. N. (2023). Implementation of the Principles of Politeness in Language in Indonesian Language Learning Discussion Activities Material on Analyzing and Interpreting Poetry for Grade VII Students of SMP Negeri 1 Wonoayu. Thesis. Indonesian Education Department, Faculty of Social Sciences and Humanities, University of PGRI Adi Buana Surabaya, Advisors: Tri Indrayanti, S.Pd., M.Pd. Keywords: language learning, politeness principle, discussion activities. Learning is called a series of activities between students and educators in a learning environment. Learning is carried out to develop students personal intelligence, train students thinking skills, and process all the information obtained properly. Indonesian language learning is carried out at all levels of education. The existence of Indonesian can facilitate the learning process in class. Indonesian is a means of communication as well as a unifying language. So that students and teachers can communicate more freely without any language barriers. In learning Indonesian in class, politeness in spoken and written language is of course important. This is done so that communication between teachers and students remains ethical. Politeness in language is a matter that pays attention to awareness of one's dignity in language, both when using spoken language or written language. In discussion activities there will be interaction between students and teachers which must implement the principle of language politeness. Students can develop their speaking skills in learning Indonesian, especially when discussing in class. The researcher used a qualitative approach because wanted to explain and describe the use of language politeness by students and teachers at SMP Negeri 1 Wonoayu, Sidoarjo. The research data is the result of discussions between students and teachers when learning Indonesian. The data sources for this research were teachers and students in class VII-G of SMP Negeri 1 Wonoayu, Sidoarjo. So, it can be concluded that the interaction between teachers and students is so polite. Because the interaction between teachers and students has sufficiently fulfilled the principle of politeness put forward by Geoffrey Neil Leech into six maxims. These maxims include (1) tact maxim; (2) generosity maxim; (3) approbation maxim; (4) modesty maxim; (5) agreement maxim; and (6) sympathy maxim 
Institution Info

Universitas PGRI Adi Buana Surabaya