Abstract :
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa tidak hanya disebabkan oleh ketidak mampuannya mengikuti pelajaran, melainkan oleh kemalasannya belajar mandiri. Hal ini dilihat pada saat pembelajaran berlangsung dari kurangnya hasrat dan antusias siswa dalam membaca, khususnya ketika siswa memiliki hambatan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Kenyataan ini ditunjukkan dengan hasil belajar siswa yang rendah yaitu masih ada sebagian dari jumlah siswa kelas V mendapatkan nilai dibawah standar.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan membaca dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas V di SDN Sukamulya 05 Kec. Sukatani Kab Bekasi.
Teknik penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Sukamulya 05 yang berjumlah 30 orang. Lembaran angket terdiri dari 30 item soal yang digunakan untuk mengukur kebiasaan membaca siswa.
Teknik analisis data dilakukan dengan perhitungan statistik korelasi Product Moment. Dengan rumus jika L_hitung > r_tabel maka H_a diterima artinya ada hubungan, sedangkan Jika L_hitung ? r_tabel maka H_o ditolak artinya tidak ada hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa r_hitung= 0,187 yang berada pada taraf signifikan 5% sebesar 0,161. Dengan demikian diketahui bahwa rhitung lebih besar daripada r_tabel. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan membaca dengan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V SDN Sukamulya 05 Kec. Sukatani Kab. Bekasi.