Abstract :
ABSTRAK
Engine valve atau katup pada mesin adalah salah satu komponen otomotif yang diproduksi melalui serangkain proses, salah satunya adalah proses tempa (forging). Terdapat beberapa masalah yang terjadi di linier transfer units pada mesin automation forging press. Permasalah-permasalahan tersebut diantaranya: linear transfer units tidak mengambil part saat proses, robo chains patah, sensor mati, cylinder gripper patah, terjadinya tabrakan dan kemacetan sistem akibat posisi yang tidak sesuai. Karena itu perlu dilakukan penelitian untuk meningkatkan sistem linier transfer units yang efektif dan efisien dan meningkatkan nilai Return On Investment (ROI). Penelitian dilakukan dengan cara memodifikasi sistem mekanik dan sistem elektrik pada sistem linier transfer units. Setelah melakukan penelitian didapatkan hasil kenaikan ROI sebesar 33%. Keakurasian cycle time di dapatkan hasil yang lebih akurat yaitu 5,729 detik dari sistem sebelum dimodifikasi adalah 5,939 detik. Penurunan down time yang signifikan dari 2.904 menit turun menjadi 30 menit setelah dimodifikasi. Karena akurasi cycle time lebih akurat dan down time yang terjadi turun, maka otomatis pencapaian produksi meningkat. Pada tahun 2015 sebesar 209.613 pcs dan setelah dilakukan modifikasi pada tahun 2016 meningkat sebesar 248.345 pcs.
Kata Kunci: Linear Transfer Unit, Down Time, Hasil Produksi, JIG, Return On Investment (ROI).