Abstract :
Dalam pelaksanaan pembangunan sebuah proyek konstruksi, terdapat proses perencanaan didalamnya, salah satunya adalah Rencana Anggaran Biaya dan Penjadwalan proyek. Dengan menyusun Rencana Anggaran Biaya dapat memperkirakan biaya total yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek konstruksi. Fungsi dari penjadwalan proyek antara lain memperoleh gambaran mengenai kemampuan potensial dari suatu proyek, mengalokasikan sumber daya manusia, dan material secara efektif dan efisien. Dalam perkembangan teknologi di bidang pembangunan konstruksi, penyedia jasa konstruksi dituntut untuk bekerja secara lebih efektif dan efisien. Salah satu software yang dapat digunakan untuk pembuatan gambar proyek, pengelolaan proyek, pengendalian proyek, serta perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah Software Autodeks Revit.
Pada penelitian ini akan membahas mengenai perencanaan anggaran biaya dan penjadwalan pada proyek pembangunan gedung RSUD Karawang menggunakan metode konvensional dan autodeks revit. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis metode kuantitatif dimana data-data yang digunakan berupa data sekunder. Data sekunder didapatkan dari pihak-pihak terkait berupa gambar kerja, harga satuan alat, bahan, dan upah, serta buku-buku referensi, jurnal terkait penelitian dan sumber lainnya.
Dalam penelitian ini hasil yang didapatkan dari perhitungan rencana anggaran biaya menggunakan autodeks revit adalah sebesar Rp. 34.247.069.216,73 Sedangkan biaya total dengan perhitungan metode konvensional didapatkan hasil sebesar Rp. 34.247.806.157,55. Selisih rencana anggaran biaya antara autodeks revit dengan metode konvensional adalah sebesar Rp. 736.940,81 atau 0,002%. Pada perencanaan penjadwalan proyek pembangunan struktur gedung rumah sakit di Kota Karawang di dapatkan durasi pekerjaan yaitu selama 32 minggu atau 224 hari.
Kata kunci: Rencana Anggaran Biaya, Penjadwalan Proyek, Autodeks Revit, Kurva S.