Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan model children learning in
science (CLIS) terhadap pemahaman konsep IPA siswa sekolah dasar. Pada proses
pemahaman konsep masih banyak siswa yang kesulitan dalam memahami serta
mendeskripsikan dalam suatu konsep sehingga siswa dalam pemahaman konsep
masih tergolong rendah. Hal ini terdapat beberapa permasalahan yang terjadi pada
pemahaman konsep siswa di sekolah dasar seperti pembelajaran masih berpusat
pada guru sehingga siswa mengalami kesulitan dalam mengemukakan gagasan
pada saat memecahkan masalah. Maka dari itu salah satu upaya dalam mengatasi
permasalahan tersebut yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya yaitu
menggunakan model children learning in science (CLIS). Jenis metode penelitian
yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR)
dari 9 jurnal hasil penerapan model children learning in science (CLIS) terhadap
pemahaman konsep IPA siswa sekolah dasar tahun 2013-2022. Jenis penelitian
studi literature ini digunakan untuk memperoleh informasi dan data dengan cara
mengidentifikasi/mereview sumber-sumber dari artikel ilmiah sesuai dengan judul
yang diteliti. Dari hasil review dan penelitian beberapa artikel ilmiah yang telah
dilakukan, penerapan model children learning in science (CLIS) terbukti
berpengaruh sangat signifikan terhadap pemahaman konsep IPA siswa sekolah
dasar baik pada kelas rendah maupun kelas tinggi. Dapat dilihat berdasarkan dari
hasil penelitian telah dikemukakan pada pembahasan berupa hasil metode
penelitian eksperimen di sekolah dasar, penerapan model pembelajaran model
children learning in science (CLIS) di kelas rendah dan kelas tinggi, analisis
pemahaman konsep serta rekomendasi. Pada hasil peningkatan terlihat perbedaan
pada kelas rendah memperoleh nilai rata-rata sebesar 19,42 sedangkan pada kelas
tinggi memperoleh nilai rata-rata sebesar 17,415. Sehingga berdasarkan hasil nilai
rata-rata tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model children learning in
science (CLIS) membuat proses pembelajaran menjadi lebih bermakna, berorientasi
pada proses pembelajaran, menumbuhkan minat siswa serta meningkatkan
pemahaman konsep IPA.