DETAIL DOCUMENT
ANALISIS DINDING PENAHAN TANAH DENGAN SISTEM REINFORCED EARTH PADA TIMBUNAN TINGGI MENGGUNAKAN PROGRAM PLAXIS (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Jalan Tol Batang – Semarang Seksi V)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Sultan Agung
Author
Irsyada, Abdul Mufid
Pramudita, Adriyan
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2018-02-13 03:50:44 
Abstract :
Jalan tol trans Jawa merupakan jalan tol yang membentang dari barat wilayah pulau Jawa sampai timur wilayah pulau Jawa yaitu dari Merak, di provinsi Banten sampai Banyuwangi di Jawa Timur. Panjang total lebih dari 1000 kilometer dan sekitar setengah dari bagian jalan tol tersebut telah dioperasikan. Pada proyek pembangunan jalan tol Batang ? Semarang sepanjang 75 kilometer di seksi 5 dimulai dari STA 425+898 ? STA 445+050 yang melintasi Sungai Beringin, terdapat timbunan tanah yang tinggi sehingga perlu dilakukan pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT) pada area timbunan tinggi yang dilalui oleh sungai Beringin. Dinding penahan tanah pada proyek ini menggunakan sistem reinforced earth merupakan dinding penahan tanah dengan tipe dinding gravitasi (gravity wall) yang dirancang untuk menahan tekanan tanah lateral yang ditimbulkan oleh tanah urug atau tanah asli yang labil dengan berat dinding itu sendiri. Reinforced Earth merupakan salah satu alternatif dimana pada kebanyakan apikasi dinding penahan tanah menggunakan tipe beton atau gravity walls yang sudah ketinggalan dalam penggunaannya untuk penahan tanah. Komponen utama reinforced earth teridiri dari 3 komponen yaitu, material tanah granular, steel strips, dan facing panel. Kekuatan dan kestabilannya berasal dari interaksi gesekan antara isian tanah granular dengan elemen perkuatan, menghasilkan ikatan permanen yang diperkirakan dapat menciptakan material kontruksi komposit yang unik. Interaksi antara ketiga komponen inilah yang berkerja sama menahan tekanan tanah lateral. Sistem reinforced earth memerlukan isian urugan dengan kualitas yang bagus untuk daya tahan, drainase (aliran air) yang baik, dan material granular well graded. Banyak sistem reinforced earth yang bergantung pada gesekan antara elemen perkuatan dengan tanah. Dalam kasus ini, material dengan karakteristik gaya gesek yang tinggi ditentukan dan dibutuhkan. Beberapa sistem mengandalkan tekanan pasif pada elemen perkuatan dan dalam kasus tersebut kualitas isian tanah pada reinforced earth masih kritis. Persyaratan kinerja ini umumnya menghilangkan tanah dengan kadar lempung tinggi. Pada tugas akhir ini, analisis perhitungan yang digunakan berupa analisis plastik, analisis konsilidasi, dan rediksi Phi/c menggunakan program numerik Plaxis V. 8.6. Berdasarkan pemodelan dan perhitungan menggunakan progam numerik dengan konstruksi telah terkonsolidasi selama 50 tahun, didapat hasil tekanan air berlebih sebesar -0,00056 kN/m2. Tegangan efektif pada kontruksi ini sebesar -313,72 kN/m2. Angka keamanan yang yang diperoleh sebesar 2,273 sehingga aman pada saat akhir kontruksi ataupun jangka panjang. Kata kunci : Dinding penahan tanah, reinforced earth, konsolidasi, PLAXIS 
Institution Info

Universitas Islam Sultan Agung