Institusion
Universitas Islam Sultan Agung
Author
Nurkhafid, Muhamad Dika
Lizam, Muhammad Subhan
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2018-02-13 03:54:25
Abstract :
Kabupaten Demak merupakan salah satu kabupaten di provinsi Jawa Tengah yang memiliki potensi besar dibidang pertanian. Pertanian menjadi mata pecaharian utama masyarakat kabupaten Demak. Potensi dibidang pertanian yang dimiliki oleh Kabupaten Demak tidak akan dapat di manfaatkan secara maksimal apabila sarana dan prasarana yang menunjang pengoperasiannya tidak terintegrasi dengan baik. Permasalahan banjir dan sedimentasi akan terus menerus di hadapi dalam penyediaan irigasi tidak terkecuali pada saluran pelayaran. Hal ini di sebabkan karena dataran di Kabupaten Demak merupakan hasil endapan sedimen dari Gunung Muria dan Gunung Ungaran.
Tujuan dari kajian ini adalah untuk menganalisis permasalahan irigasi yang mengancam di saluran pelayaran, kemudian menyusun konsep peningkatan saluran pelayaran sebagai waduk lapangan.
Untuk analisis curah hujan rancangan menggunakan metode Polygon Thiessen yang digunakan untuk perhitungan curah hujan rata-rata. Setelah itu, peramalan curah hujan akan dilakukan untuk kurun waktu yang cukup panjang yaitu selama 2, 5, 10, 25, 50, 100, 200 tahun. Curah hujan rancangan dihitung berdasarkan beberapa metode distribusi yaitu metode Gumbel, Normal, Log Normal, dan metode Log Pearson III, debit banjir rancangan dihitung setelah metode distribusi terpilih, dan dilakukan pengujian kecocokanuntuk menggambarkan kebenaran dari distribusi tersebut.Analisissedimentasi dilakukan untukmengukur laju sedimentasi di Sungai Serang.Metode USLE untuk memprediksi erosi permukaan danrumus empiris yang dikemukakan oleh Kalinske untuk memperhitungkan laju sedimentasi.
Hasil dari analisis adalah Debit banjir yang mengancam saluran pelayaran dengan kala ulang tertentu Q2=1197,11 m3/dt ; Q5=1557,67 m3/dt ; Q10=1537,12 m3/dt; Q25=1638,48 m3/dt ; Q50=1695,74 m3/dt; Q100=1742,38 m3/dt,Total sedimentasi yang mengancam saluran pelayaran sebesar678.200,27 m3/tahun.
Kata Kunci :irigasi, saluran pelayaran, waduk lapangan.