Abstract :
Negosiasi identitas merupakan suatu aktivitas komunikasi dalam konteks antarbudaya untuk menunujukan identitas suatu individu atau kelompok dengan saling menghormati budaya lain. Perbedaan budaya yang dilatar belakang oleh perbedaan suku, etnis, ras dan wilayah mendorong individu untuk melakukan negosisasi identitas untuk saling merefleksikan budaya atau bahkan kepribadian yang dimiliki oleh suatu kelompok.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses negosiasi identitas budaya masyarakat Dayeuhluhur dalam budaya multikultural. Penelitian ini menggunakan teori negosiasi identitas dari stella ting toomey dengan tipe penelitian deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial persepsi, kepercayaan orang secara individual atau kelompok dengan menggunakan wawancara mendalam untuk pengumpulan data. Penelitian ini dilakukan untuk memahami pengalaman komunikasi informan dalam proses negosiasi identitas budaya menggunakan teori negosiasi identitas dan konsep komunikasi antarbudaya
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa objek melakukan proses negosiasi identitas dalam menjalani komunikasi antarbudaya dengan sesama masyarakat Kecamatan Dayeuhluhur dan masyarakat disekitar Kecamatan Dayeuhluhur. Secara identitas objek penelitian memiliki identitas beragam meskipun didominasi oleh satu identitas budaya. Negosiasi identitas dilakukan oleh setiap anggota masyarakat untuk mendapatkan atmosfer multikultural yang baik dengan saling memahami nilai-nilai antarbudaya, melakukan mindfulness dengan membuka pikiran untuk berusaha menerima sesuatu yang baru serta meminimalisir sikap mindless yang merupakan hambatan dalam negosiasi identitas.
Kata Kunci : Negosiasi Identitas, Masyarakat Kecamtan Dayeuhluhur, Budaya Multikultural