DETAIL DOCUMENT
PENGARUH STRES KERJA DAN KONFLIK PEKERJAAN-KELUARGA (WORK FAMILY CONFLICT) TERHADAP KINERJA KARYAWATI MELALUI KEPUASAN KARYAWATI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi pada Karyawati Rumah Sakit Roemani Semarang)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Sultan Agung
Author
Widyaningrum, Ratih
Subject
HD28 Management. Industrial Management 
Datestamp
2018-01-11 03:21:13 
Abstract :
Kemajuan teknologi saat ini, membuat perusahaan berlomba-lomba dituntut untuk mendapatkan sumber daya manusia dengan kualitas yang baik. Sebagai asset perusahaan, SDM harus dioptimalkan sedemikian rupa sesuai dengan keahlian dan kemampuannya, sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Dalam mencapai tujuan perusahaan, perusahaan dipengaruhi banyak faktor misalnya saja mulai dari stres kerja, konflik didalam urusan pekerjaan, konflik diluar pekerjaan, konflik keluarga, kepuasan kerja sampai dengan kinerja karyawati. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh stres kerja dan konflik pekerjaan keluarga terhadap kinerja karyawati dengan kepuasan kerja sebagai variabel penengah atau intervening. Data yang dikumpulkan melalui survey dengan mengisi kuesioner dan esai. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 125 responden yang berstatus sebagai karyawati RS Roemani Semarang dengan ketentuan sudah berkeluarga dan sudah bekerja 5 tahun atau lebih. Teknik yang dgunakan dalam peneltian ini menggunakan path analysis (analisis jalur) dan uji intervening. Hasil penelitian diperoleh bahwa stres kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawati dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening memiliki pengaruh langsung yang lebih kecil daripada pengaruh tidak langsung yaitu -0,073 < 0,061 yang berarti bahwa kepuasan kerja mampu menjadi variabel intervening. Kemudian hasil penelitian Konflik pekerjaan-keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawati melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening yang berarti bahwa, kepuasan kerja sebagai variabel intervening mampu memperkuat pengaruh konflik pekerjaan-keluarga (work-family conflict) secara signifikan terhadap kinerja karyawati. Kata kunci : stres kerja, konflik pekerjaan keluarga (work family conflict), kepuasan kerja, kinerja karyawati 
Institution Info

Universitas Islam Sultan Agung