Abstract :
Sektor perikanan di berbagai daerah memiliki arti strategis terhadap pembangunan wilayah, pembangunan daerah dapat memungkinkan peningkatan terhadap pemerataan menuju terciptanya masyarakat adil dan makmur. Perikanan merupakan salah satu aktivitas ekonomi yang sangat kompeks sehingga tantangan untuk memelihara sumberdaya tersebut menjadi issue yang cukup kompleks juga dalam pembangunan perikanan utamanya lobster, kepiting dan rajungan. Untuk itu, pembangunan berkelanjutan dapat dipahami merupakan pembangunan untuk memenuhi kebutuhan hidup saat ini tanpa merusak atau menurunkan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan perkataan lain bahwa pembangunan berkelanjutan sesungguhnya tidak lain adalah suatu strategi pembangunan yang memberikan batasan yang luwes terhadap laju pemanfaatan ekosistem alamiah serta sumber daya alam yang ada didalamnya.
Penelitian pada tesis ini adalah penelitian hukum yang bersifat deskriptif analitis, dengan menggunakan pendekatan penelitian yuridis empiris, yaitu mengidentifikasikan dan mengkonsepsikan hukum yang mendasarkan pada pengalaman-pengalaman riil yang kemudian dipergunakan untuk menganalisis data dan membuat simpulan mengenai permasalahan yang diteliti sehingga data-data yang dibutuhkan berupa sebaran-sebaran informasi yang tidak perlu dikuantifikasikan, dengan metode pengumpulan data berupa studi kepustakaan dan dokumentasi, pengamatan, wawancara, dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder berupa bahan-bahan hukum. Bahan-bahan hukum yang diperoleh dari kepustakaan serta pengamatan dilapangan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Kemudian dari penelitian ini dapat dirmuskan beberapa permasalahan yaitu 1) bagaimana pelaksanaan perlindungan sumber daya perikanan khusus lobster, kepiting dan rajungan di Kabupaten Jepara berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1/MEN-KP/2015?; 2) Apa saja kendala dan solusi yang dilakukan dalam pelaksanaan perlindungan sumber daya perikanan khusus Lobster, Kepiting dan Rajungan di Kabupaten Jepara?.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dalam upaya perlindungan sumber daya perikanan khusus lobster, kepiting dan rajungan dalam rangka pelestariannya terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan segera menerbitkan aturan pelaksana atas dikeluarkannya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1/MEN-KP/2015, memaksimalkan sosialisasi dari pihak instansi terkait Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1/MEN-KP/2015 sehingga tidak terjadi lagi praktik penangkapan lobster, kepiting dan rajungan secara liar. Kendati demikian dalam pelaksanaannya terdapat kendala di antaranya ketiadaan petunjuk dan pelaksana teknis dari Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1/MEN-KP/2015 itu sendiri, rendahnya sumber daya manusia masyarakat nelayan sehubungan dengan pola pemberdayaan budidaya perikanan lobster, kepiting dan rajungan, rendahnya kesadaran masyarakat dalam menaati peraturan yang ada, dan lemahnya pengawasan sehingga berpengaruh terhadap penangkapan diberbagai wilayah Kabupaten Jepara yang cenderung semaunya tanpa mempertimbangkan aspek keberlangsungan tentunya ini mengkhawatirkan secara kuantitas yang mana akan mengalami kepunahan.
Kata Kunci : sumberdaya, perikanan, kelestarian
ABSTRACT
The fisheries sector in many regions have strategic significance to regional development, regional development could allow an increase in the equalization towards the creation of a just and prosperous society. Fishing is one of the very kompeks economic activity so that the challenge to maintain these resources become fairly complex issue also in the construction of the main fishing lobster, crab and crab. To that end, sustainable development can be understood is a development to meet the needs of today without damage or degrade the ability of future generations to meet their needs. In other words that real sustainable development is nothing but a development strategy that provides flexible limits on the rate of utilization of natural ecosystems and the natural resources therein.
Research in this thesis is the legal research is a descriptive analysis, using the approach empirical juridical, namely to identify and conceptualize law basing on real experiences which is then used to analyze the data and make inferences about the problems studied so that the data needed form-spread distribution of information that does not need to be quantified, with the method of data collection and documentation in the form of literature studies, observations, interviews, using primary and secondary data sources in the form of legal materials. Legal materials obtained from the literature as well as field observations were then analyzed using qualitative descriptive method. Then from this study can dirmuskan several problems: 1) how the implementation of the special protection of fishery resources lobster, crab and crab Jepara based on the Minis