Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah ada pengaruh yang signifikan antara user experience pada intensi pembelian ulang pengguna aplikasi mobile GO-JEK. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan skala pengukuran psikologis. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan nonprobality sampling dengan purposive sampling sebanyak 200 responden. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Google HEART Framework yang diciptakan oleh Kenny Rodden (2010) yang diadopsi dari Khakim (2018) dan Skala Repurchase Intention oleh Harahap (2020). Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa F = 297.853; P = 0,000 <0,05 yang berarti ada pengaruh user experience terhadap intensi pembelian ulang aplikasi mobile GO-JEK. Variabel user experience memiliki efek pada intensi pembelian ulang 60,1%.
This study aims to identify whether there is a significant influence between user experience on the repurchase intention of GO-JEK mobile application users. This study using quantitative methods with a psychological measurement scale. The sampling technique in this study used nonprobality sampling with purposive sampling of 200 respondents. The measuring instrument used in this study is the Google HEART Framework created by Kenny Rodden (2010) which was adopted from Khakim (2018) and the Repurchase Intention Scale by Harahap (2020). The statistical analysis used in this study is regression analysis test.
The results showed that F = 297,853; P = 0,000 <0.05 which means there is an influence of user experience on the intention to repurchase the GO-JEK mobile application. The user experience variable has an effect on 60.1% repurchase intentions.