Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecemasan berbahasa Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis (PBP), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Adapun pendekatan yang digunakan yakni kualitatif dengan metode studi kasus. Teori yang digunakan untuk menganalisis adalah Horwitz (1986), Young (1994), dan Milhaud (2017). Instrumen yang digunakan yakni berupa transkrip wawancara mendalam dan observasi. Adapun instrumen pendukung pada penelitian ini adalah angket berupa instrumen Foreign Language Class Anxiety Scale (FLCAS) yang diadaptasi oleh Horwitz (1986). Teknik analisis data menggunakan analisis isi model Miles dan Huberman terdiri dari reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil menunjukkan adanya kecemasan berbahasa yang dikategorikan menjadi 5 jenis yaitu kecemasan individu dan antarindividu, kecemasan tes, ketakutan terhadap evaluasi negatif, persepsi mengenai pengajaran bahasa, dan kecemasan situasi. Dari kelima jenis yang telah disebutkan, kecemasan individu dan antarindividu menjadi kecemasan yang paling banyak memicu kecemasan berbahasa pada mahasiswa tingkat tiga Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis (PBP), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Jakarta.
This study aims to describe the language anxiety experienced by students in the French
Language Education Program (PBP), Faculty of Language and Arts (FBS), Universitas
Negeri Jakarta (UNJ). The research used is qualitative with a case study method. The
theories applied for analysis are those of Horwitz (1986), Young (1994), and Milhaud
(2017). The instruments used consist of in-depth interview transcripts and observation.
A supporting method employed in this research is a questionnaire based on the Foreign
Language Anxiety Class Anxiety Scale (FLCAS) adapted by Horwitz (1986). The data
analysis technique follows Miles and Huberman?s content analysis model, comprising
data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The results
reveal the existence of language anxiety categorized into five types: individual and
interpersonal anxiety, test anxiety, fear of negative evaluation, perceptions of language
teaching, and situational anxiety. Among these types, individual and interpersonal
anxiety is identified as the most significant triggers of language anxiety among thirdyear students in the French Language Education Program, Faculty of Language and
Arts, Universitas Negeri Jakarta.
Keywords : Anxiety, Case Study, French Language Education, Language Anxiety,
Students