Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan
berbicara anak usia 4-5 tahun melalui model pembelajaran kooperatif teknik
mencari pasangan (make a match) di PAUD A yah Bunda, Cililitan, Jakarta
Timur. Model pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan (make a
match) merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat mendorong
anak untuk mampu berbicara.
Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (classroom action
research) secara kolaboratif dengan model Kemmis & Mc Taggart. Setiap
siklus terdiri dari empat tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan,
dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun yang berjumlah 9
anak. Tindakan yang diberikan yaitu melalui model pembelajaran kooperatif
teknik mencari pasangan (make a match). Teknik pengumpulan data
menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data
yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan analisis data kualitatif.
Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah bila rata-rata kemampuan
berbicara anak telah mencapai 71%.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan
berbicara anak melalui model pembelajaran kooperatif teknik mencari
pasangan (make a match) di PAUD Ayah Bunda. Hal ini dibuktikan dengan
adanya peningkatan rata-rata kemampuan berbicara anak pada pra tindakan
sebesar 40,1%, meningkat menjadi 58,4% pada tindakan siklus I, dan
mencapai 84,9% pada tindakan siklus II. Kemampuan berbicara anak
mengalami peningkatan setelah peneliti memberikan tindakan yang dilakukan
melalui model pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan (make a
match). Tahapan dari tindakan tersebut yaitu setelah apersepsi, anak
dibagikan kartu, kemudian anak mencari pasangan kartu yang cocok,
kemudian anak menyelesaikan pekerjaan bersama, dan ditutup dengan anak
bercerita bersama pasangannya.