Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku prososial anak usia 5-6
tahun di Raudhatul Athfal (RA) Darul Ulum, Jakarta Selatan melalui kegiatan
bermain peran. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2015 ?
Januari 2016. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang
dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan (planning),
tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Subjek
penelitian adalah kelompok B Raudhatul Athfal (RA) Darul Ulum, Jakarta
Selatan yang perilaku prososialnya masih rendah dengan jumlah 9 anak.
Presentase keberhasilan yang disepakati peneliti dan kolabulator adalah
70%. Hasil analisis data pada praintervensi didapat presentase sebesar 39%.
Setelah diberikan tindakan, presentase meningkat mencapai 61%. Data yang
diperoleh pada siklus I belum mencapai target, maka peneliti melakukan
tindakan pada siklus II. Presentase yang diperoleh pada siklus II meningkat
menjadi 82%. Hal ini berarti dari praintervensi sampai siklus II memiliki
kenaikan 32%. Berdasarkan keberhasilan presentase yang telah diperoleh,
maka hipotesis tindakan dalam penelitian ini terbukti. Adapun temuan secara
kualitatif diperoleh bahwa perilaku prososial anak usia dini dapat meningkat
dengan membangun motivasi, pemberian apersepsi dan pembiasaan,
sehingga kesadaran sosial anak berkembang.