Institusion
Universitas Negeri Jakarta
Author
FARISTYANTO WIYONO, .
Subject
Manajemen Kantor, Organisasi
Datestamp
2019-10-29 15:34:19
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu hubungan antara Fasilitas Belajar
dengan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Teknologi Perkantoran Kelas X
Administrasi Perkantoran di SMK Gita Kirti 2 Jakarta. Penelitian ini dilakukan
selama 3 (Tiga) bulan, yaitu terhitung dari bulan Oktober 2017 sampai dengan
Desember 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan
pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X
administrasi perkantoran yang berjumlah 65 orang. Teknik pengambilan sampel
yang digunakan adalah teknik random sampling. Persamaan regresi yang
dihasilkan adalah ? = 74,76 + 0.06X. Uji persyaratan analisis yaitu uji
normalitas galat taksiran regresi Y atas X dengan uji liliefors menghasilkan Lhitung
= 0.04977, sedangkan Ltabel untuk n = 65 pada taraf signifikan 0.05 adalah
0.10989 Karena Lhitung < Ltabel maka galat taksiran Y atas X berdistribusi normal.
Uji Linieritas regresi menghasilkan Fhitung < Ftabel yaitu 1,83 < 1.95, sehingga
disimpulkan bahwa persamaan regresi tersebut linear. Dari uji keberartian
regresi menghasilkan Fhitung > Ftabel yaitu, 6,55 > 3,99, sehingga dapat
disimpulkan bahwa persamaan regresi tersebut signifikan, selanjutnya dilakukan
uji keberartian koefisien korelasi dengan menggunakan uji t dan dihasilkan t
hitung = 2.56 dan t tabel = 1.99 Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa
koefisien korelasi rxy = 0.307 adalah signifikan. Koefisien determinasi yang
diperoleh sebesar 9,42% yang menunjukan bahwa 9.42% variabel Hasil Belajar
ditentukan oleh Fasilitas Belajar. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah
dikemukakan di atas, maka dapat diketahui bahwa terdapat hubungan yang
positif antara Fasilitas belajar dengan Hasil belajar. Dari perhitungan itu pula
maka dapat diinterpretasikan bahwa fasilitas belajar mempengaruhi hasil
belajar. Semakin baik fasilitas belajar, maka semakin baik pula hasil belajar
pada siswa. Demikian pula sebaliknya, semakin rendah fasilitas belajar, maka
semakin rendah pula hasil belajar pada siswa SMK Gita Kiri 2 Jakarta.