Abstract :
Economic value added (EVA) merupakan suatu perhitungan yang digunakan
untuk mengukur kinerja perusahaan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi
economic value added, antara lain: kebijakan utang, kepemilikan manajerial,
kepemilikan institusional, dan good corporate governance. Penelitian ini
bertujuan untuk menguji pengaruh Kebijakan Utang, Kepemilikan Manajerial,
Kepemilikan Institusional, dan Good Corporate Governance (GCG) terhadap
Economic Value Added (EVA). Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan
kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan
keuangan perusahaan dan hasil riset Corporate Governance Perception Index
(CGPI). Sampel penelitian ini adalah perusahaan peserta survey CGPI yang
diadakan oleh The Indonesian Institute of Corporate Governance (IICG) pada
periode 2009-2015 dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode
analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, analisis regresi dan uji
hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial
berpengaruh positif dan signifikan terhadap EVA, sedangkan kebijakan utang dan
kepemilikan institusional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap EVA. Di
sisi lain, GCG tidak berpengaruh terhadap EVA.