Abstract :
Penelitian ini mengkaji tentang pelaksanaan sistem poin pelanggaran yang terjadi di SMP Negeri 192 Jakarta.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan sistem poin pelanggaran yang di sekolah, selain itu penelitian ini juga ingin mengetahui berbagai dampak yang diberikan dari adanya penerapan sistem poin di sekolah bagi siswanya.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatifdengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian yaitu di SMP Negeri192 Jakarta, yang berlokasi di Jalan Kramat IV No. 100 Cipayung, Jakarta Timur. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah melalui metode wawancara, observasi dan studi pustaka. Subjek penelitian antara lain Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan yangberjumlah 2 informan, serta 4 informan siswa terkait yang terkena dampaknya dijadikan sebagai informan kunci. Selain itu terdapat pula informan tambahan terdiri dari 2 pihak guru, 1 wali kelas serta 1 wali murid sebagai bahan triangulasi data.Berdasarkanhasil penelitian diperoleh bahwa sistempoinpelanggaran yang diterapkan SMP Negeri 192 dimulaipadaawaltahunajaran 2002/2003. Pelaksanaanpoinpelanggarantersebutdilakukanmelaluitigatahapanperingatan, peringatanpertamaketikasiswamencapaipoin 30 makasiswaakanmendapatpemanggilan orang tua, tahapkeduaketikasiswamencapaipoin 60 siswaakanmendapatperingatankedua, serta tahapketigaterdapatpadapoin 90 makasiswaakanmendapatperingatanterakhir. Menurut perspektif kontrol,sistem poin pelanggaran adalah kontrol sosial eksternal yang dapat dijadikan siswa untuk berperilaku taat tata tertib. Terdapat berbagai dampak yang diterima siswa darisistem poin pelanggaran yang ada, hal ini sesuain dengan respon yang diberikan siswa. Ketikasiswa merespon dengan baik sistem poin memiliki dampak positif terhadap dirinya, sebaliknya siswa yang merespon dengan cara melanggar akan lebih mendapatkan dampak negatif akan dirinya.