Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan hasil belajar akuntansi antara
siswa yang diajarkan menggunakan metode latihan (drill) dengan siswa yang
diajarkan menggunakan metode resitasi pada siswa kelas X di SMK Negeri 40
Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan pendekatan
kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan yaitu Randomized Control-Group
Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar
berupa post-test. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu uji
persyaratan analisis (uji normalitas dan uji homogenitas) dan uji hipotesis (uji-t).
Sampel penelitian menggunakan kelas eksperimen yaitu X. AK2 menggunakan
metode drill dan kelas kontrol yaitu X. AK1 menggunakan metode resitasi. Hasil
uji normalitas X. AK2 menunjukkan bahwa Lo = 0,1529 dan Lt = 0,1556.
Sedangkan kelas X. AK1 Lo = 0,1026 dan Lt = 0,1674. Maka, kedua data
dinyatakan berdistribusi normal. Kemudian pada uji homogenitas, F hitung = 1,63
dan F tabel = 1,88. Sehingga datanya dinyatakan homogen. Pada perhitungan uji-t
(pengujian hipotesis) didapatkan nilai t hitung = 1,75 lebih besar t tabel = 1,67,
dengan taraf signifikansi 0,05 maka datanya dikatakan signifikan yang artinya
terdapat perbedaan hasil belajar.
************************
This study aims to see the differences of learning outcomes in accounting subject
between students who used drill method and recitation method at student tenth
grade in Vocational High School 40 East Jakarta. This study used a quasiexperimental
method with a quantitative approach. The study design used was
Randomized Control-Group Pretest-Posttest Design. Data collection techniques
using post-test form. While the data analysis techniques used are requirements
analysis test (test for normality and homogenity test) and hypothesis test (t-test).
Sample research using the experimental class is X. AK2 with the drill method and
the control class is X. AK1 with recitation method. Normality test results of X.
AK2 indicate that Lo = 0.1529 and Lt = 0.1556. While the class X. AK1 are
Lt=0.1026 and Lo = 0.1674. So, both the data expressed in normal distribution.
For the homogenity test, the F value = 1.63 and F table = 1.88. Homogeneous so
that the data stated. In the calculation of the t-test (hypothesis test) result tvalue=
1.75 bigger than t-table = 1.67, with a significance level of 0.05, so the
data is said to be significant, which means there are differences in learning
outcomes.