Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh substitusi
pure kulit buah melinjo pada pembuatan kroket kentang terhadap daya terima
konsumen. Penelitian ini dilakukan di Laboraturium Pengolahan Makanan
Program Studi Pendidikan Vokasi Seni Kuliner, Fakultas Teknik, Universitas
Negeri Jakarta. Waktu penelitian ini dilakukan sejak Januari 2017- Januari 2018.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini
adalah kroket kentang dengan substitusi pure kulit buah melinjo dengan
presentase 20%, 30%, dan 40% yang kemudian diujikan kepada 30 panelis agak
terlatih berdasarkan aspek warna luar, warna dalam, rasa, aroma dan tekstur.
Berdasarkan hasil uji penerimaan konsumen dari produk kroket kentang dengan
substitusi pure kulit buah melinjo sebanyak 20%, 30% dan 40% dapat diterima
dengan baik. Hal ini ditunjukkan dari hasil penilaian produk yang meliputi 5
aspek, memiliki hasil kategori penilaian suka dan sangat suka. Berdasarkan hasil
pengujian hipotesis dengan menggunakan uji friedman, pada aspek warna dalam
dan aspek tekstur menunjukkan bahwa terdapat pengaruh substitusi pure kulit
buah melinjo pada pembuatan kroket kentang terhadap daya terima konsumen,
sehingga penelitian ini dilanjutkan dengan melakukan uji Tuckey, dengan adanya
kesimpulan bahwa produk dengan presentase 30% merupakan produk yang paling
disukai oleh konsumen berdasarkan aspek warna dalam, sedangkan untuk aspek
tekstur produk yang paling disukai oleh konsumen adalah substitusi pure kulit
buah melinjo sebayak 20%. Untuk hasil hipotesis pada aspek warna luar, rasa, dan
aroma menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh substitusi pure kulit buah
melinjo pada pembuatan kroket kentang terhadap daya terima konsumen sehingga
penelitian pada ketiga aspek ini tidak dilanjutkan dengan uji Tuckey. Kesimpulan
dari keseluruhan penelitian ini menunjukkan bahwa formula yang paling disukai
oleh konsumen pada penelitian ini adalah formulasi dengan presentase substitusi
pure kulit buah melinjo sebanyak 20%.