Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan pendekatan scientificdalam Kurikulum 2013 oleh guru PPG pada mata pelajaran sejarah yang dilakukan di SMA Labschool Rawamangun pada kelas XI.IIS. Dilakukan dari bulan Agustushingga Oktober 2015. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data kualitatif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci dan informan inti. Informan kunci adalah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, sedangkan untuk informan intinya adalah Guru Sejarah SMALabschool Rawamangun dan guru Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan peserta didik kelas XI.IIS.Hasil penelitian menunjukan bahwa selama pengamatanterdapat dua pola proses pembelajaran.Pada mata pelajaran Sejarah(Wajib)lebih sering menggunakan model pembelajaran Discovery Learningdengan hasil pembelajaran berupa laporan diskusi. Namun,pada mata pelajaran Sejarah (Peminatan)lebih sering menggunakan model pembelajaran Project Based Learningdengan hasil pembelajaran berupa makalah.Model pembelajaran tersebut dijabarkan dalam bentuk perencanaan pembelajaran berupa silabus dan RPP yangstrukturnyasesuai dengan ketentuan-ketentuan Kurikulum2013. Tetapi, kedua penggunaan model pembelajaran tersebut luput dari prinsip-prinsip dasar dalam proses pembelajaran yang menerapkan pendekatan scientific.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dalam pembelajaran sejarah melalui pendekatan scientific di SMA Labschool Rawamangun oleh guru PPG, memilikikekuranganseperti tidak mengkaitkan materi pembelajaran dengan konteks kekinian. Makaperlu sebuah upaya peningkatan pemahaman substansi/sosialisasi Kurikulum 2013 terhadap guru PPG