Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis fabel
siswa kelas V SDN Sukamantri 01 Bekasi melalui teknik Cooperative Integrated
Reading and Composition (CIRC). Teknik Cooperative Integrated Reading and
Composition (CIRC) dapat meningkatkan kemampuan siswa menulis fabel,
melatih siwa dalam membaca dan menulis, melatih siswa dalam bekerjasama,
melatih siswa bertanggung jawab terhadap tugasnya, serta melatih kepercayaan
diri siswa.
Penelitian ini dilakukan di SDN sukamantri 01 Bekasi dengan objek
penelitian siswa kelas V. Siswa kelas V dipilih karena dalam satu kompetensi
yang harus dicapai siswa pada tingkatan ini adalah dapat mengungkapkan pikiran,
perasaan, informasi, dan pengalaman secara tertulis dalam bentuk karangan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Action
Reserch (penelitian kaji tindak). Dalam penelitian ini, tindakan yang diberikan
berupa penerapan metode Cooperative Integrated Reading and Composition
(CIRC) dalam upaya meningkatkan kemampuan menulis fabel. Sesuai dengan
metode yang digunakan, penelitian ini dilakukan melalui siklus. Langkah-langkah
yang dilakukan pada penelitian ini terdiri empat langkah yakni perencanaan,
tindakan, pengamatan, dan refleksi.
Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus. Rata-rata nilai kemampuan
menulis fabel siswa pada siklus I sebesar 68,5 dengan nilai tertinggi 85 dan
terendah 50. Data tersebut menunjukkan tidak meratanya kemampuan siswa. Nilai
rata-rata kemampuan menulis fabel siswa pada siklus II sebesar 77,3 dengan nilai
terendah 67 dan nilai tertinggi 85. Terjadi peningkatan pada semua siswa bila
dibandingkan dengan siklus I. Peningkatan secara kualitatif dapat terlihat dari
nilai rata-rata kemampuan menulis fabel dari siklus I ke siklus II sebesar 9 poin.
Peningkatan secara kualitatif juga terliaht dari catatan harian siswa yang pada
vi
akhir siklus II menyatakan beberapa hal seperti bertambahnya kemampuan
mengembangkan amanat, alur, konflik, ejaan, organisasi isi, diksi, dan ejaan saat
menulis fabel. Melihat data-data tersebut, penelitian ini dapat dikatakan berhasil
dan telah mencapai kriteria nilai yang ditentukan pihak sekolah yaitu rata-rata
kelas 75.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan dalam
pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di kelas. Keterpaduan seluruh aspek
kebahasaan serta apresiasi sastra diharapkan mampu memenuhi tujuan yang ingin
dicapai dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di sekolah.