Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh
fee audit, kompetensi auditor, perubahan kewenangan, kepuasan kerja, dan gaya
kepemimpinan terhadap motivasi auditor. Penelitian ini dilakukan menggunakan
data primer dengan jumlah sampel sebanyak 83 responden. Metode analisis yang
digunakan adalah analisis statistik deskriptif, analisis uji asumsi klasik, dan
analisis regresi linier berganda pada tingkat signifikansi 5%. Pengujian hipotesis
dilakukan dengan menggunakan uji regresi parsial (Uji t) dan uji koefisien
determinasi (R²).
Hasil penelitian ini adalah fee audit, kompetensi auditor, kepuasan kerja, dan
gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi
auditor, sedangkan perubahan kewenangan memiliki pengaruh negatif dan
signifikan terhadap motivasi auditor. Penelitian ini hanya dilakukan pada auditor
yang bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP) di wilayah Jakarta Pusat, selain
itu penelitian ini hanya mewakili 35,0% dari faktor-faktor yang dapat
mempengaruhi motivasi auditor. Diharapkan penelitian selanjutnya dapat
mengembangkan variabel independen lainnya seperti reward, empowerment,
recognition, resiko audit, atau stress kerja,