DETAIL DOCUMENT
TEATER LENONG SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA BETAWI(Studi Kasus di Sanggar Cahaya Timur, Ciracas, Jakarta Timur)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Jakarta
Author
Della Agyta Abdullah, .
Subject
Budaya, Adat Istiadat 
Datestamp
2020-07-22 20:07:54 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana karakteristik atau unsur-unsur yang terdapat dalam teater lenong, proses sosialisasinya hingga revitalisasi teater lenong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara semi terstruktur, observasi berpartisipasi, dokumentasi dan catatan lapangan. Penelitian dilakukan dari bulan Januari hingga Mei 2016. Hasil penelitian ini menyimpulkan pertama, kesenian teater lenong memiliki karakteristik atau unsur-unsur yang mencirikan bahwa kesenian tersebut adalah lenong. Karakteristik tersebut yaitu musik pengiring teater lenong (gambang kromong), seni beladiri pada teater lenong (silat Betawi). Cerita teater lenong(1001 malam, dan kehidupan sehari-hari rakyat Betawiserta kesengsaraan rakyat miskin di pinggiran kota Jakarta), kostum pemain lenong (jubah raja, pakaian permaisuri, kebaya, baju pangsi dan peralatan pendukung lainnya), bahasa pada teater lenong (bahasa Melayu dan bahasa Betawi), agama yang menunjukkan kalau orang Betawi adalah orang Islam.Kedua,sosialisasi teater lenong dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung yaitu dengan pendekatan personal artinya teater lenong biasa di pertunjukkan pada acara pernikahan dan sunatan, dan pendekatan kelompok artinya teater lenong juga dipertunjukkan pada acara-acara pagelaran, festival budaya, dan juga ulang tahun DKI Jakarta. Faktor penghambat yaitu keterbatasan tempat untuk menampilkan teater lenong, biaya nanggap lenong yang mahal dan perkembangan masyarakat Jakarta yang semakin bergaya hidup global. Ketiga, revitalisasi teater lenong yaitu dengan jalur pendidikan, teknologi infomasi, berbagai pertunjukkan di tempat-tempat wisata serta stasiun televisi. 
Institution Info

Universitas Negeri Jakarta